Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5013| Title: | ANALISIS KEAMANAN STABILITAS BENDUNG TETAP DAERAH IRIGASI KERASAAN JAWA BAH JAMBI KABUPATEN SIMALUNGUN |
| Authors: | GHIFARI, EDO MUHAMMAD |
| Keywords: | Bendungan Lama, SNI Geoteknik, Stabilitas bendung, Syarat kemanan |
| Issue Date: | 20-Nov-2025 |
| Publisher: | Fakultas Teknik,Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU250593;71210913076 |
| Abstract: | ABSTRAK Bendung adalah struktur yang dibangun melintang pada sungai untuk mengatur aliran air, yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, seperti irigasi dan pembangkit listrik. Berdasarkan fungsinya, bangunanya terbagi menjadi bangunan tetap dan bangunan sementara. Bendung D.I Kerasaan, yang dibangun pada tahun 1986 di Kecamatan Jawa Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, merupakan bangunan tetap yang bertujuan untuk meningkatkan elevasi muka air sungai Bah Bolon selama musim kemarau guna mendukung kegiatan pertanian. Penelitian ini di lakukan karena bendung sudah 39 tahun berdiri, maka dari itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah bangunan masih aman terhadap syarat SNI Geoteknik terbaru terhadap gaya guling (overtuning) SF(≥2.00) , geser (sliding) SF(≥1.50), eksentrisitas SF(≥3.5), daya dukung tanah SF (≥3.00), erosi bawah tanah (Piping) SF(≥1.6), pada saat muka air normal, dan syarat SNI Geoteknik terhadap gaya guling (overtuning) SF(≥1.50) , geser (sliding) SF(≥1.30), eksentrisitas SF(≥3.5), daya dukung tanah SF(≥1.50), erosi bawah tanah (Piping) SF(≥1.6), pada saat muka air banjir. Sasaran yang hendak di capai penentuan besarnya gaya berat sendiri, tekanan lumpur, tekanan hidrostatis, uplift, tekanan tanah dan gaya gempa yang dipergunakan sebagai acuan keamanan bendung terhadap gaya guling dan gaya gelincir. Nilai stabilitas pada saat kondisi air normal, stabilitas terhadap guling (SF = 8.972 ≥ 2.00), stabilitas terhadap geser (SF = 2.078 ≥ 1.30), eksentrisitas pembebanan yang terjadi (SF e = 1.95 ≤ 3.5), daya dukung tanah atau tegangan tanah yang terjadi (maks = 5.488 ≥ 3.00), (maks = 01.593 ≥ 3.00), stabilitas terhadap erosi bawah tanah (piping) (C= 5.175 ≥ 1.6). Nilai stabilitas pada saat kondisi air banjir, stabilitas terhadapa guling (SF = 8.713 ≥ 1.50), stabilitas terhadap geser (SF = 2.266 ≥ 1.30), eksentrisitas pembebanan yang terjadi (e = 2.266 ≥ 3.5 ), daya dukung tanah atau tegangan tanah yang terjadi (min = 5.366 ≥1.50), (maks = 1.593 ≥1.50), stabilitas terhadap erosi bawah tanah (piping) (C= 3.881 ≥ 1.6). Dari hasil perhitungan kontrol stabilitas ada yang tidak aman dan masih ada memenuhi syarat aman. Kata kunci: Bendungan Lama, SNI Geoteknik, Stabilitas bendung, Syarat kemanan |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5013 |
| Appears in Collections: | Teknik Sipil |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 2.48 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 129.28 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 1.14 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 1.56 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.