Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5013
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorGHIFARI, EDO MUHAMMAD-
dc.date.accessioned2026-01-08T02:14:08Z-
dc.date.available2026-01-08T02:14:08Z-
dc.date.issued2025-11-20-
dc.identifier.urihttp://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5013-
dc.description.abstractABSTRAK Bendung adalah struktur yang dibangun melintang pada sungai untuk mengatur aliran air, yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, seperti irigasi dan pembangkit listrik. Berdasarkan fungsinya, bangunanya terbagi menjadi bangunan tetap dan bangunan sementara. Bendung D.I Kerasaan, yang dibangun pada tahun 1986 di Kecamatan Jawa Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, merupakan bangunan tetap yang bertujuan untuk meningkatkan elevasi muka air sungai Bah Bolon selama musim kemarau guna mendukung kegiatan pertanian. Penelitian ini di lakukan karena bendung sudah 39 tahun berdiri, maka dari itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah bangunan masih aman terhadap syarat SNI Geoteknik terbaru terhadap gaya guling (overtuning) SF(≥2.00) , geser (sliding) SF(≥1.50), eksentrisitas SF(≥3.5), daya dukung tanah SF (≥3.00), erosi bawah tanah (Piping) SF(≥1.6), pada saat muka air normal, dan syarat SNI Geoteknik terhadap gaya guling (overtuning) SF(≥1.50) , geser (sliding) SF(≥1.30), eksentrisitas SF(≥3.5), daya dukung tanah SF(≥1.50), erosi bawah tanah (Piping) SF(≥1.6), pada saat muka air banjir. Sasaran yang hendak di capai penentuan besarnya gaya berat sendiri, tekanan lumpur, tekanan hidrostatis, uplift, tekanan tanah dan gaya gempa yang dipergunakan sebagai acuan keamanan bendung terhadap gaya guling dan gaya gelincir. Nilai stabilitas pada saat kondisi air normal, stabilitas terhadap guling (SF = 8.972 ≥ 2.00), stabilitas terhadap geser (SF = 2.078 ≥ 1.30), eksentrisitas pembebanan yang terjadi (SF e = 1.95 ≤ 3.5), daya dukung tanah atau tegangan tanah yang terjadi (maks = 5.488 ≥ 3.00), (maks = 01.593 ≥ 3.00), stabilitas terhadap erosi bawah tanah (piping) (C= 5.175 ≥ 1.6). Nilai stabilitas pada saat kondisi air banjir, stabilitas terhadapa guling (SF = 8.713 ≥ 1.50), stabilitas terhadap geser (SF = 2.266 ≥ 1.30), eksentrisitas pembebanan yang terjadi (e = 2.266 ≥ 3.5 ), daya dukung tanah atau tegangan tanah yang terjadi (min = 5.366 ≥1.50), (maks = 1.593 ≥1.50), stabilitas terhadap erosi bawah tanah (piping) (C= 3.881 ≥ 1.6). Dari hasil perhitungan kontrol stabilitas ada yang tidak aman dan masih ada memenuhi syarat aman. Kata kunci: Bendungan Lama, SNI Geoteknik, Stabilitas bendung, Syarat kemananen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Teknik,Universitas Islam Sumatera Utaraen_US
dc.relation.ispartofseriesUISU250593;71210913076-
dc.subjectBendungan Lama, SNI Geoteknik, Stabilitas bendung, Syarat kemananen_US
dc.titleANALISIS KEAMANAN STABILITAS BENDUNG TETAP DAERAH IRIGASI KERASAAN JAWA BAH JAMBI KABUPATEN SIMALUNGUNen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Teknik Sipil

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography2.48 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract129.28 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II1.14 MBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V1.56 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.