Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4946| Title: | ANALISIS VEGETASI DI BAWAH TEGAKAN CAMPURAN DUA SPESIES GULMA SEBAGAI TANAMAN PENUTUP TANAH DENGAN FREKUENSI PENYIRAMAN YANG BERBEDA |
| Authors: | Frans, Shendy |
| Keywords: | Gulma, Analisis Vegetasi, Tanaman Penutup Tanah, Dominansi, Transek Kuadrat. |
| Issue Date: | 20-Nov-2025 |
| Publisher: | Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU250546;71210713044 |
| Abstract: | Penanaman tanaman penutup tanah (TPT) adalah praktik pertanian regen eratif lain yang sudah ada sejak lama, tetapi manfaatnya yang berkelanjutan se makin diakui, tetapi, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan di luar penanaman TPT secara monokultur ke penanaman TPT secara campuran. Penekanan pertumbuhan gulma dan peningkatan kesuburan tanah merupakan salah satu fungsi terpenting yang dilakukan oleh TPT. Dengan demikian, TPT merupakan strategi pengendalian gulma berkelanjutan yang tidak terlalu bergantung pada penggunaan herbisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan jumlah gulma di bawah tegakan campuran dua spesies gulma sebagai TPT dengan frekurnsi penyiraman yang berbeda, serta mengetahui kemampuan TPT tersebut dalam menekan pertumbuhan gulma. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan FP UISU, Medan, Sumatera Utara dengan ketinggian Tempat ±25 m dpl, topografi datar. Penelitian dimulai dari Desember 2024 sampai Januari 2025. Menggunakan metode transek kuadrat (quadrat transect) berukuran 1 m x 1 m dengan menetapkan lokasi penelitian secara Purposive sampling. Metode ini merupakan metode penentuan lokasi penelitian secara sengaja yang dianggap representatif pad 8 plot percobaan, yaitu: F1G1 (penyiraman 3 hari sekali dengan monokultur A. gangetica), F1G2 (penyiraman 3 hari sekali dengan monokultur N. biserrata), F1G3 (penyiraman 3 hari sekali dengan 60% A. gangetica + 40% N. biserrata), F1G4 (penyiraman 3 hari sekali dengan 40% A. gangetica + 60% N. biserrata), F2G1 (penyiraman 6 hari sekali dengan monokultur A. gangetica), F2G2 (penyiraman 6 hari sekali dengan monokultur N. biserrata), F2G3 (penyiraman 6 hari sekali dengan 60% A. gangetica + 40% N. biserrata), F2G4 (penyiraman 6 hari sekali dengan 40% A. gangetica + 60% N. biserrata). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah dan jenis gulma sangat dipengaruhi oleh media tanam yang tersedia, semakin lambat laju pertumbuhan jenis penutup tanah maka peluang untuk tumbuhnya gulma semakin besar. Tamaman penutup tanah (TPT) N. biserrata pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan dengan TPT A. gangetica, sehingga jumlah dan jenis gulma lebih banyak ditemui di bawah tegakan TPT N. biserrata. Hasil data analisis vegetasi menunjukkan bahwa komposisi jenis gulma yang ditemukan dari seluruh plot penelitian adalah jenis gulma berdaun lebar terdiri dari 23 jenis, sedangkan jenis gulma rumputan dan teki masing-masing terdiri dari 6 dan 2 jenis, sehingga total seluruh jenis gulma yaitu 31 jenis gulma. Gulma yang dijumpai di setiap plot percobaan didominasi oleh gulma berdaun lebar Oldenlandia corymbosa dan Chromolaena odorata, sedangkan gulma rumputan dan teki yang dominan dijumpai di semua plot percobaan adalah masing-masing Digitaria ischaemum dan Cyperus kyllingia. Adanya TPT A. gangetica dan N. biserrata, baik yang ditanam secara monokultur maupun campuran serta disiram 3 hari sekali maupun 6 hari sekali mampu menekan pertumbuhan gulma. Kata Kunci : Gulma, Analisis Vegetasi, Tanaman Penutup Tanah, Dominansi, Transek Kuadrat. |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4946 |
| Appears in Collections: | Agroteknologi |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 1.37 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 544.06 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 1.03 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 2.88 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.