Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5558| Title: | ANALISA KEHILANGAN PANAS YANG TERJADI PADA MESIN PEREBUSAN KELAPA SAWIT (STERILIZER) DENGAN KAPASITAS 60 TON/JAM PADA PKS ASAM JAWA DI LABUHAN BATU SELATAN |
| Authors: | TARIGAN, YUNUS WILIA |
| Keywords: | Sterilizer, kelapa sawit, kehilangan panas, efisiensi termal, perebusan. |
| Issue Date: | 20-Feb-2026 |
| Publisher: | Fakultas Teknik, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU260395;71210911104 |
| Abstract: | Pabrik kelapa sawit merupakan industri yang mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan inti sawit (kernel). Salah satu tahap penting dalam proses pengolahan ini adalah perebusan menggunakan mesin sterilizer, yang berfungsi untuk melunakkan buah, memudahkan proses pemipilan, serta menonaktifkan enzim lipase yang dapat meningkatkan kadar asam lemak bebas (FFA). Proses perebusan membutuhkan energi panas yang cukup besar, sehingga kehilangan panas (heat loss) perlu dianalisis agar efisiensi energi dapat ditingkatkan. Penelitian ini dilakukan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Asam Jawa, Labuhan Batu Selatan, dengan tujuan untuk menganalisis kehilangan panas yang terjadi pada mesin sterilizer serta menentukan efisiensi termal sistem perebusan. Metode penelitian di lapangan secara eksperimental yang mana data di proleh dalam pengamatan di lapangan dan analisa melalui persamaan. Alat pendukung untuk mendapatkan data di lapangan adalah thermo gun dan mano meter . Hasil perhitungan menunjukkan bahwa efisiensi termal pada proses perebusan mengalami peningkatan pada setiap kegiatan penelitian, yaitu sebesar 1,61%, 6,79%, 11,36%, dan 16,97% secara berturut-turut. Peningkatan efisiensi ini dipengaruhi oleh kondisi tekanan dan suhu uap yang semakin stabil serta penurunan kehilangan panas dari dinding sterilizer ke lingkungan. Semakin kecil kehilangan panas yang terjadi, semakin besar energi yang termanfaatkan untuk proses perebusan buah sawit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengendalian suhu, tekanan uap, serta isolasi termal pada dinding sterilizer memiliki peranan penting dalam mengurangi kehilangan panas dan meningkatkan efisiensi termal sistem. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak pabrik dalam meningkatkan kinerja energi dan efisiensi proses perebusan pada unit sterilizer. Kata kunci: Sterilizer, kelapa sawit, kehilangan panas, efisiensi termal, perebusan. |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5558 |
| Appears in Collections: | Teknik Mesin |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover,Bibliography | 877.03 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 327.48 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 1.22 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 971.53 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.