Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5243
Title: HUBUNGAN PENGGUNAAN EARPHONE SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA SISWA/I SMA NEGERI 5 KOTA BENGKULU TAHUN 2024
Authors: WELLA, RAHMA
Keywords: audiometri, earphone, gangguan pendengaran, tuli sensorineura
Issue Date: 20-Feb-2026
Publisher: Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU260137;71210811077
Abstract: Pendahuluan: Gangguan pendengaran akibat bising adalah gangguan yang disebabkan oleh paparan kebisingan secara terus-menerus yang mana salah satu penyebabnya adalah penggunaan earphone yang berkepanjangan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan penggunaan earphone sebagai faktor risiko gangguan pendengaran pada siswa SMA Negeri 5 Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik cross-sectional di mana data dikumpulkan dengan cara memberikan kuesioner dan melakukan pemeriksaan audiometri kepada responden. Hasil dan Diskusi: Melalui data yang dikumpulkan dari 36 responden, ditemukan penggunaan earphone dengan durasi pemakaian 1-3 jam berjumlah 18 orang (50,00%), durasi pemakaian 4-7 jam berjumlah 10 orang (27,78%), durasi pemakaian 1 jam berjumlah 6 orang (16,67%), dan durasi pemakaian >8 jam berjumlah 2 orang (5,56%). Responden dengan volume pemakaian 60-70% berjumlah 14 orang (38,89%), volume pemakaian earphone 50-60% berjumlah 11 orang (30,56%), volume pemakaian >70% berjumlah 8 orang (22,22%), dan volume pemakaian <50% berjumlah 3 orang (8,33%). Responden dengan frekuensi pemakaian 3-5 hari/minggu berjumlah 13 orang (36,11%), frekuensi pemakaian 1-3 hari/minggu berjumlah 12 orang (33,33%), frekuensi pemakaian setiap hari berjumlah 6 orang (6,67%), dan frekuensi pemakaian 1 hari/minggu berjumlah 5 orang (13,89 %). Hasil pemeriksaan audiometri dijumpai responden dengan pendengaran normal berjumlah 24 orang (66,66%), tuli sensorineural ringan kanan berjumlah 4 orang (11,11%), tuli sensorineural ringan kiri berjumlah 3 orang (8,33%) dan tuli sensorineural ringan bilateral berjumlah 5 orang (13,89%). Kesimpulan: Melalui penelitian ini dijumpai hubungan yang signifikan antara durasi, frekuensi, dan intensitas volume penggunaan earphone terhadap gangguan pendengaran (p-Value 0,001; p-Value 0,002). Kata kunci: audiometri, earphone, gangguan pendengaran, tuli sensorineura
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5243
Appears in Collections:Pendidikan Kedokteran

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover,Bibliography2.93 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract47.8 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II685.7 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V311.14 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.