Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5240| Title: | PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANAK TERHADAP KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENYEBABKAN MATINYA ORANG LAIN (Studi Putusan Nomor 26/Pid.Sus-Anak/2019/PN Jap) |
| Authors: | WINATA, HARDIAN |
| Keywords: | Pertanggungjawaban Pidana, Anak, Kecelakaan, Lalu Lintas, Matinya Oran |
| Issue Date: | 20-Nov-2025 |
| Publisher: | Magister Hukum, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU250635;71230123004 |
| Abstract: | Kecelakaan yang melibatkan anak dibawah umur sampai menghilangkan nyawa korban yang terjadi disebabkan kelalaian dalam berkendara. Kelalaian merupakan sebuah tindak pidana tentunya ada pertanggungjawaban pidana. Permasalahan dalam penelitian tesis ini adalah bagaimana pengaturan hukum tentang kecelakaan lalu lintas menurut hukum positif di Indonesia dan bentuk pertanggungjawaban pidana anak dalam kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan matinya orang lain serta pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 26/Pid.Sus Anak/2019/PN Jap. Penelitian menggunakan sifat penelitian deskriptif analitis, jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan studi pustaka serta analisis data menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif-analitis. Kesimpulan dalam penelitian tesis ini yaitu bahwa pengaturan hukum tentang kecelakaan lalu lintas diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bentuk pertanggungjawaban pidana anak dalam kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan matinya orang lain adalah melihat kepada pengetahuan anak yang di nilai secara objektif (normatif), memiliki kehendak bebas dan tidak adanya alasan pemaaf atau alasan pembenar. Pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 26/Pid.Sus-Anak/2019/PN Jap adalah tidak adanya kesepakatan perdamaian antara pihak terdakwa dengan pihak korban, Akibat batalnya kesepakatan tersebut, maka konsekuensi hukumnya ialah perkara tindak pidana kecelakaan lalu lintas dilakukan oleh anak dilanjutkan ke proses peradilan pidana anak juga berkas perkara dilimpahkan ke Penuntut Umum berdasarkan UU SPPA. Maka penulis tidak sependapat dengan putusan hakim yang menjatuhkan pidana pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan terdakwa ditahan, putusan tidak tepat karena sangat tidak relevan mengingat anak/terdakwa tersebut masih sangat muda dan berstatus aktif sekolah sebagai pelajar. Kata Kunci : Pertanggungjawaban Pidana, Anak, Kecelakaan, Lalu Lintas, Matinya Oran |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5240 |
| Appears in Collections: | Magister Hukum |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 842.15 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 567.23 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 877.83 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 1.03 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.