Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5151
Title: ANALISIS HUBUNGAN TOXIC RELATIONSHIPS PADA RELAWAN DENGAN KESEHATAN MENTAL YAYASAN RANAH BERKAH KITA BERSAMA
Authors: DIVA, MUHAMMAD
Keywords: toxic relationship, kesehatan mental, relawan, SRQ-20, organisasi sosial
Issue Date: 20-Feb-2026
Publisher: Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU26129;71200811074
Abstract: Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kualitas hubungan interpersonal. Fenomena toxic relationship, yaitu hubungan yang ditandai dengan komunikasi destruktif, dominasi, ketidakjujuran, serta konflik berulang, berpotensi menimbulkan gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan toxic relationship dengan kesehatan mental pada relawan Yayasan Ranah Berkah Kita Bersama (RBKB) di Kota Medan. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 55 relawan aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Relationship Assessment Scale (RAS) untuk mengukur tingkat toxic relationship dan Self-Report Questionnaire-20 (SRQ-20) untuk menilai kondisi kesehatan mental. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas relawan mengalami toxic relationship dalam kategori sedang (69,1%) dan tinggi (27,3%). Sementara itu, kesehatan mental responden menunjukkan 60% mengalami gejala terganggu dan 40% tidak terganggu. Analisis bivariat menemukan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat toxic relationship dengan kondisi kesehatan mental relawan (p=0,009). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi paparan toxic relationship, semakin besar risiko relawan mengalami gangguan kesehatan mental. Kesimpulannya, toxic relationship berperan sebagai faktor risiko terhadap penurunan kesehatan mental relawan RBKB. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi intervensi psikososial, penguatan komunikasi, serta dukungan organisasi untuk menciptakan lingkungan relawan yang sehat dan produktif. Kata kunci: toxic relationship, kesehatan mental, relawan, SRQ-20, organisasi sosial
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5151
Appears in Collections:Pendidikan Kedokteran

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography2.82 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract9.62 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II194.55 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V284.55 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.