Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5105| Title: | PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max) |
| Authors: | ELHARMAWAN, IMAM ABDURRAHMAN |
| Keywords: | Pupuk kandang, pupuk hayati, produksi tanaman. |
| Issue Date: | 20-Feb-2026 |
| Publisher: | Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU260095;71210713082 |
| Abstract: | Kedelai (Glycine max) merupakan salah satu tanaman pangan strategis di Indonesia yang berperan sebagai sumber protein nabati. Produktivitas kedelai nasional masih tergolong rendah, salah satunya akibat keterbatasan kesuburan tanah dan rendahnya efisiensi pemupukan. Oleh karena itu, penggunaan pupuk kandang dan pupuk hayati menjadi ramah lingkungan untuk meningkatkan hasil produksi kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk kandang (ayam dan sapi) serta jenis pupuk hayati (mikroba mikoriza dan rhizobium) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai varietas detap-1. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pada bulan desember 2024 di lahan petani Desa Beringin, Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, dengan ketinggian tempat 17 mdpl. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) yang terdiri dari 3x3 dengan 2 faktor : (1) Pupuk Kandang (P0: Kontrol, P1: Pupuk Kandang Sapi 5 ton/ha, P2: Pupuk Kandang Ayam 5 ton/ha). (2) Pupuk Hayati (U0: Kontrol, U1: Mikoriza 15 kg/ha, U2: Bakteri Rhizobium 15 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, jumlah polong pertanaman sampel, berat biji perplot dan bintil akar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang ayam (P2) secara signifikan meningkatkan pertumbuhan tanaman kedelai, seperti tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang dan berat polong. Pupuk hayati mikoriza (U1) cenderung lebih baik dibandingkan Rhizobium (U2) maupun control (U0) dalam mendukung pertumbuhan vegetative, namun perlakuan rhizobium (U2) memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan bintil akar. Kombinasi pupuk kandang dan pupuk hayati (P2U1) menghasilkan pertumbuhan dan hasil produksi terbaik secara umum. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pupuk kandang ayam dan mikoriza secara bersama-sama sangat dianjurkan untuk meningkatkan produktivitas tanaman kedelai secara ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kata Kunci : Pupuk kandang, pupuk hayati, produksi tanaman. |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5105 |
| Appears in Collections: | Agroteknologi |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 1.3 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 238.37 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 445.86 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 402.58 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.