Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5036
Title: ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PENGELOLAAN SARANG KETUPAT DI KELURAHAN SUKARAMAI - 1 KECAMATAN MEDAN AREA PROVINSI SUMATERA UTARA
Authors: YOGI, HENDRI NOVRI
Keywords: Analisis, Kelayakan Finansial Usaha, Pengelolaan Sarang Ketupat
Issue Date: 20-Feb-2026
Publisher: Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU260078;71210712014
Abstract: Hendri Novri Yogi. 71210712014. Analisis Kelayakan Finansial Usaha Pengelolaan Sarang Ketupat Di Kelurahan Sukaramai 1 Kecamatan Medan Area Provinsi Sumatera Utara. Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara. Skripsi. 2025 Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usaha sarang ketupat untuk dijadikan sumber bisnis ditinjau dari aspek finansial, mengidentifikasi faktor- faktor yang mempengaruhi harga pokok produksi sarang ketupat, mengetahui kemampuan pendapatan usaha dalam menutupi biaya produksi usaha sarang ketupat dan mengetahui dan menentukan target konsumen utama produk sarang ketupat di Kelurahan Sukaramai 1 Kecamatan Medan Area, Kota Medan. Penelitian ini diakukan di Kelurahan Sukaramai 1 Kecamatan Medan Area Kota Medan dengan populasi sebanyak 25 pelaku usaha aktif secara rutin memproduksi dan menjual sarang ketupat. Penarikan sampel dengan kriteria tertentu dab peneliti mengambil 10 orang pelaku usaha sebagai sampel atau responden. Hasil penelitian diperoleh analisis kelayakan usaha sarang ketupat ditinjau dari asek finansial dilihat dari nilai R/C ratio rata-rata senilai 2,36 (>1) dan B/C ratio rata- rata senilai 1,36 (> 0) artinya setiap dana yang dipakai Rp.1 mampu menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2,36 dan margin bersih positif, sehingga usaha sarang ketupat ini sangat layak untuk dijadikan sumber bisnis dan usaha ini tergolong efisien. Adapun faktor-faktor harga pokok produksi dipengaruhi oleh biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik (BOP) dikeluarkan per tahun, dimana biaya bahan baku sebesar Rp. 1.440.000.000.- atau sekitar 67,51% dari total biaya produksi, biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp. 702.720.000.-atau sekitar 32,95% dari total biaya produksi sedangkan biaya overhead sebesar Rp. 104.873.000.- atau sekitar 4,92% dari total biaya produksi yang dikeluarkan. Dengan demikian faktor yang mempengaruhi harga pokok produksi terbesar adalah biaya bahan baku, kemudian biaya tenaga kerja dan biaya overhead. Kemampuan pendapatan usaha sarang ketupat dalam menutupi biaya produksi dilihat dari besarnya total pendapatan per tahun per usaha mencapai sebesar Rp 2.905.906.900,- dibandingkan biaya produksi sebesar Rp 2.132.947.000 per tahun per usaha atau Rp. 2.905.906.900,- lebih besar (>) Rp 2.132.947.000 per tahun. Usaha sarang ketupat ini menghasilkan pendapatan sebesar 26,60% sebagai laba bersih dengan pembebanan biaya produksi sebesar 73,40%. Artinya, pendapatan usaha saat ini sangat mampu menutupi biaya produksi per tahun sebesar 73,40% dan sisanya sebesar 26,60% dari pendapatan merupakan laba bersih per tahunnya. Penentuan target konsumen utama pembeli sarang ketupat adalah industri perhotelan, pedagang sate dan lontong baik usaha dengan skala besar maupun kecil; pedagang pasar/tradisional dan penjual makanan (warung, katering, pedagang lauk), lembaga/penyelenggara acara keagamaan atau komunitas pada saat event, rumah tangga sebagai konsumen akhir membeli untuk keperluan hari raya dan konsumsi harian. Kata kunci: Analisis, Kelayakan Finansial Usaha, Pengelolaan Sarang Ketupat
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5036
Appears in Collections:Agribisnis

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover,Bibliography.pdfCover,Bibliography2.6 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract17.12 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II856.08 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V1.69 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.