Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5547| Title: | ANALISA PENGARUH PROSES HEATING TERHADAP EFEKTIVITAS PENYIMPANAN CPO DI PT PHPO UNIT BELAWAN |
| Authors: | Fadly, Muhammad |
| Keywords: | Crude Palm Oil (CPO), Efisiensi Pemanasan, Kadar FFA (Free Fatty Acid / Asam Lemak Bebas), Kadar MOIST (Moisture / Kelembaban), Kadar DOBI (Deterioration of Bleachability Index), dan Nilai Kalor (Q). |
| Issue Date: | 20-Feb-2026 |
| Publisher: | Fakultas Teknik, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU260384;71240911063 |
| Abstract: | Crude Palm Oil (CPO) merupakan komoditas strategis yang rentan mengalami penurunan mutu selama penyimpanan, ditandai dengan peningkatan kadar Asam Lemak Bebas (FFA) serta perubahan viskositas yang dapat menyebabkan pengkristalan. Untuk menjaga CPO tetap dalam fase cair dan stabil, PT PHPO Unit Belawan menerapkan proses pemanasan (heating) pada tangki timbun, umumnya dalam rentang suhu 45–60°C. Penelitian ini menganalisis pengaruh proses heating terhadap efektivitas penyimpanan Crude Palm Oil (CPO) di PT PHPO Unit Belawan melalui studi kuantitatif, dengan tujuan mengidentifikasi hubungan antara kebutuhan energi, efisiensi termal, dan kualitas mutu CPO. Hasil utama menunjukkan bahwa nilai kalor yang diserap produk CPO dalam proses heating pada Tangki 309 adalah 33.079,68 x 10⁶ Joule, pada tangki 310 sebanyak 71.837,82 x 10⁶ Joule, pada tangki 311 sebanyak 20.087,592 x 10⁶ Joule, pada tangki 312 sebanyak 60.051,84 x 10⁶ Joule, pada tangki 313 sebanyak 48.913,4 x 10⁶ Joule. Nilai efisiensi yang dicapai pada proses pemanasan (heating) CPO pada tangki 309 sebesar 51%, pada tangki 310 sebesar 55,9%, pada tangki 311 sebesar 54%, pada tangki 312 sebesar 50,92%, dan pada tangki 313 sebesar 53,75%. Pada data tersebut dapat disimpulkan tidak ada tangki yang mencapai efisiensi 60% atau lebih, yang menunjukkan bahwa sebagian energi panas yang dimasukkan sekitar 45% - 50% hilang atau tidak efektif digunakan untuk memanaskan CPO. Pemanasan menunjukkan kualitas baik (Kadar FFA rendah, MOIST rendah, dan DOBI tinggi), yang berarti proses pemanasan berjalan efektif tanpa merusak kualitas minyak. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa untuk mengoptimalkan efisiensi energi dalam proses pemanasan, dengan memprioritaskan pengendalian kualitas CPO selama periode penyimpanan. Kata Kunci: Crude Palm Oil (CPO), Efisiensi Pemanasan, Kadar FFA (Free Fatty Acid / Asam Lemak Bebas), Kadar MOIST (Moisture / Kelembaban), Kadar DOBI (Deterioration of Bleachability Index), dan Nilai Kalor (Q). |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5547 |
| Appears in Collections: | Teknik Mesin |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 138.83 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 71.66 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 564.57 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 1.33 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.