Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5494| Title: | ANALSIS YURIDIS PERANAN PENYIDIK DALAM MENYELESAIKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN OLEH ANAK MELALUI PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE (Studi Penelitian Di Kepolisian Resor Batu Bara) |
| Authors: | THAYEB, TAUFIQ HIDAYAT |
| Keywords: | Restoratif Justice, Anak, Penganiayaan |
| Issue Date: | 20-Feb-2026 |
| Publisher: | Magister Hukum, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU260280;71230123157 |
| Abstract: | Keadilan restoratif (restorative justice) dalam kasus penganiayaan adalah pendekatan penyelesaian perkara pidana yang melibatkan pelaku, korban, dan pihak terkait untuk mencari solusi bersama yang menekankan pemulihan (restorasi) ketimbang pembalasan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan hukum penyelesaian tindak pidana penganiayaan melalui pendekatan restorative justice di Indonesia, bagaimana peranan penyidik dalam penyelesaian tindak pidana penganiayaan melalui pendekatan restorative justice, bagaimana hambatan dan upaya penyidik dalam penyelesaian tindak pidana penganiayaan melalui pendekatan restorative justice , Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis yang mengarah kepada penelitian yuridis normative dan didukung dengan data yuridis empiris melalui wawawacara. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Alat pengumpul data adalah penelitian kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif. Pengaturan hukum restoratif justice terhadap anak yang melakukan tindak pidana penganiayaan berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidanan Anak, Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. Penegakan hukum dengan restoratif justice di Kepolisian Resor Batu Bara dalam proses penyidikan anak sebagai pelaku tindak pidana penganiayaan adalah penerapan pendekatan yang mengutamakan pemulihan korban dan masyarakat Hasil penelitian bahwa. Hambatan dalam penerapan restoratif justice dalam proses penyidikan terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana penganiayaan adalah kesulitan mencapai kesepakatan antara korban dan pelaku. Kata Kunci: Restoratif Justice, Anak, Penganiayaan |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5494 |
| Appears in Collections: | Magister Hukum |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 355.17 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 14.21 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 545.04 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 430.92 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.