Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5321| Title: | PENYELESAIAN PERKARA PIDANA ANAK MELALUI PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE OLEH PENYIDIK DALAM BENTUK DIVERSI (Studi Di Kepolisian Resor Deli Serdang) |
| Authors: | AFDILLAH, ARFAN |
| Keywords: | Anak, Penyidik, Diversi. |
| Issue Date: | 20-Nov-2025 |
| Publisher: | Magister Hukum, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU250663;71210123069 |
| Abstract: | Diversi dan restorative justice (keadilan restoratif) adalah dua konsep yang berkaitan dalam sistem peradilan pidana, terutama dalam penanganan perkara anak. Diversi adalah pengalihan proses penyelesaian perkara anak dari sistem peradilan pidana formal ke luar sistem peradilan, sedangkan restorative justice adalah filosofi dan pendekatan untuk menyelesaikan tindak pidana dengan melibatkan korban, pelaku, dan masyarakat untuk mencapai keadilan. Rumusan masalah dalam tesis ini adalah bagaimana pengaturan hukum restorative justice dalam bentuk diversi di Indonesia, bagaimana implementasi restorative justice terhadap anak pelaku tindak pidana oleh penyidik dalam bentuk diversi di Kepolisian Resor Deli Serdang, bagaimana upaya dan hambatan pelaksanaan restorative justice terhadap anak pelaku tindak pidana oleh penyidik dalam bentuk diversi di Kepolisian Resor Deli Serdang Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif analisis yang mengarah pada penelitian hukum yuridis normatif dan yuridis empiris yakni penelitian yang dilakukan dengan cara mengacu pada norma-norma hukum yaitu meneliti terhadap bahan pustaka atau bahan sekunder dan penelitian lapangan. Data primer dansekunder dengan mengolah data dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Diversi di Kepolisian Resor Deli Serdang berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidanan Anak, Perma No. 4 tahun 2014 tentang Tata Cara, PP No. 65 Tahun 2015 tentang pedoman diversi dengan cara melakukan Tahap Penyidikan, Tahap Penuntutan, Pelaksanaan diversi terhadap dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak yang berkonflik dengan hukum didasari adanya laporan dan pihak Penyidik membuat BAP. Implementasi diversi dalam peradilan pidana anak di Kepolisian Resor Deli Serdang mengalami hambatan antaranya: para pihak yang tidak hadir, salah satu pihak tidak mau berdamai, korban meminta ganti rugi yang tinggi, anak sebagai pelaku tidak mau bertanggung jawab, dan para pihak tidak mau melaksanakan keputusan diversi, ancaman pidana yang berbeda antara anak dan orang dewasa, kurangnya pemahaman masyarakat tentang diversi, serta sikap pihak yang berperkara yang tidak mau berdamai. Kata Kunci: Anak, Penyidik, Diversi. |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5321 |
| Appears in Collections: | Magister Hukum |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 503.9 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 16 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 519.15 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 458.44 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.