Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5293
Title: FAKTOR RESIKO TERJADINYA TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS DESA OFA PADANG MAHONDANG
Authors: ZAHIRA A, T. RARA
Keywords: TB Paru, IMT, Riwayat Merokok
Issue Date: 20-Feb-2026
Publisher: Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU260141;71210811034
Abstract: Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru merupakan masalah kesehatan global yang serius dan menempati urutan kedua setelah COVID-19 sebagai penyebab kematian akibat infeksi di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan dapat menular melalui udara. UPTD Puskesmas Ofa Padang Mahondang merupakan salah satu puskesmas rawat inap yang berada di Kabupaten Asahan dan menduduki peringkat keempat di Sumatera Utara dalam hal jumlah penderita TB terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko TB paru di Puskesmas Pedesaan Ofa Padang Mahondang, dengan fokus pada indeks massa tubuh (IMT) dan riwayat merokok. Tujuan: Menganalisis faktor resiko (IMT dan Riwayat Merokok) dengan terjadinya tuberkulosis paru di Puskesmas Desa Ofa Padang Mahondang Metode: Metode analisis observasional desain cross-sectional. Sebanyak 50 pasien tuberkulosis paru yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui rekam medis, dan uji chi-square digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 50 pasien, 25 orang didiagnosis menderita tuberkulosis paru, 64% di antaranya memiliki indeks massa tubuh (IMT) normal dan 58% di antaranya memiliki riwayat merokok. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara IMT dengan kejadian tuberkulosis paru (p=0,018), dan risiko tuberkulosis paru pada pasien dengan IMT abnormal adalah 0,23 kali lipat dari pasien dengan IMT normal. Selain itu, riwayat merokok juga berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru (p=0,045), dan risiko tuberkulosis paru pada perokok adalah 3,2 kali lipat dari bukan perokok. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara IMT dan riwayat merokok dengan terjadinya tuberkulosis paru. Kata kunci: TB Paru, IMT, Riwayat Merokok
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5293
Appears in Collections:Pendidikan Kedokteran

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover,Bibliography2.53 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract547.14 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II654.69 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V747.75 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.