Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5259
Title: KAJIAN BEBERAPA SIFAT TANAH PADA TOPOGRAFI YANG BERBEDA SERTA HUBUNGAN DENGAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Authors: FAHLY, MOH. ZANDHIO
Keywords: Kelapa Sawit, Sifat Tanah, Topografi, Produktivitas, PTPN II.
Issue Date: 20-Feb-2026
Publisher: Magister Agroteknologi, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU260239;71210724012
Abstract: Moh. Zandhio Fadly. 2025. “Kajian Beberapa Sifat Tanah pada Topografi yang Berbeda Serta Hubungan dengan Produksi Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq)” dibimbing oleh Dr. Ir. Diapari Siregar, M.P. dan Prof, Dr. Ir, Yayuk Purwaningrum, S.P., M.P. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beberapa sifat fisik dan kimia tanah pada topografi yang berbeda serta hubungannya dengan produktivitas tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Air Tenang, PT. Perkebunan Nusantara II, Kabupaten Langkat. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Perkebunan Nusantara II (PTPN II) Kebun Air Tenang, yang terletak di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, pada koordinat 03°37’18.7” LU dan 98°10’31.9” BT. Kegiatan penelitian berlangsung selama tiga bulan, dimulai pada Agusutus 2024 hingga Desember 2024. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Tahapan penelitian meliputi pengamatan dan pengambilan sampel tanah berdasarkan topografi di lapangan, serta analisis laboratorium di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dan Laboratorium Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik dan kimia tanah memiliki pengaruh terhadap produktivitas tanaman kelapa sawit pada berbagai topografi. Pada topografi datar, tanah bertekstur lempung liat berpasir dengan pH 4,4, kandungan karbon organik 0,86%, nitrogen 0,13%, fosfor 3,47%, kalium 0,18%, serta KTK tertinggi sebesar 20,29 cmol/kg. Topografi bergelombang menunjukkan tekstur tanah serupa dengan pH 4,6, kandungan C (1,06%), N (0,13%), fosfor relatif tinggi sebesar (25,66%), kalium (2,8%), dan KTK (18,26 cmol/kg). Sedangkan pada topografi berbukit, meskipun kandungan C (1,51%) dan N (0,16%) lebih tinggi, kandungan fosfor sangat rendah (<0,01%) dan KTK paling rendah (11,08 cmol/kg). Topografi datar memiliki kondisi tanah paling optimal dengan KTK tertinggi (20,91 cmol/kg), dan struktur tanah yang lebih baik dibandingkan topografi bergelombang dan berbukit. Semua topografi diklasifikasikan sebagai kelas lahan N1 (Tidak Sesuai) untuk budidaya tanaman kelapa sawit. Curah hujan tinggi (4859 mm/tahun) menjadi indeks pembatas berat yang sulit diatasi. Produktivitas kelapa sawit tertinggi dicapai pada topografi datar dengan rata-rata produksi 14.541 kg/ha/tahun (42,1% standar PPKS), diikuti topografi bergelombang 12.868 kg/ha/tahun (37,3% standar PPKS), dan topografi berbukit 11.812 kg/ha/tahun (36,8% standar PPKS). Kata Kunci: Kelapa Sawit, Sifat Tanah, Topografi, Produktivitas, PTPN II
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5259
Appears in Collections:Magister Agroteknologi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography600.2 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract155.82 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II442.41 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V630.6 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.