Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5156| Title: | Analisis Makna Asyhur al-Ma‘lūmāt dalam Al-Qur’an Berdasarkan Tafsir al-Azhar Karya Buya Hamka |
| Authors: | YUNUS, MUHAMMAD |
| Keywords: | Asyhur al-Ma‘lūmāt, Tafsir al-Azhar, Buya Hamka, Tafsir Tematik, Waktu Suci |
| Issue Date: | 20-Feb-2026 |
| Publisher: | Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU260018;71210213007 |
| Abstract: | Penelitian ini berjudul “Analisis Makna Asyhur al-Ma‘lūmāt dalam Al-Qur’an Berdasarkan Tafsir al-Azhar Karya Buya Hamka”. Fokus kajian ini adalah menggali pemahaman konseptual dan kontekstual terhadap istilah asyhur al ma‘lūmāt sebagaimana disebutkan dalam QS. al-Baqarah [2]:197, serta keterkaitannya dengan ayat-ayat lain yang relevan, melalui pendekatan tafsir tematik (tafsīr mawḍū‘ī). Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi ayat-ayat terkait, menelaah penafsiran Buya Hamka dalam Tafsir al-Azhar, dan membandingkannya dengan tafsir klasik maupun kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik, melalui studi kepustakaan, analisis isi, serta validasi komparatif. Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an tentang asyhur al-ma‘lūmāt (khususnya QS. al-Baqarah [2]:197, QS. al-Tawbah [9]:36, dan QS. al-Ḥajj [22]:27–28), sedangkan data sekunder berasal dari literatur tafsir klasik, modern, serta karya akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Buya Hamka, asyhur al-ma‘lūmāt bermakna “bulan-bulan yang telah diketahui” yang mencakup periode ibadah haji sekaligus momentum suci untuk menegakkan nilai moral, spiritual, dan sosial. Penafsiran Hamka tidak hanya menekankan aspek fikih ibadah, tetapi juga menghadirkan dimensi etika publik, disiplin spiritual, serta pesan kebangsaan. Tafsir al-Azhar menempatkan asyhur al-ma‘lūmāt sebagai ruang simbolik untuk membangun kesadaran kolektif, menjauhkan umat dari konflik, dan menumbuhkan budaya damai. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penafsiran Buya Hamka memberikan kontribusi penting bagi pengembangan tafsir tematik keindonesiaan yang mengintegrasikan antara teks wahyu, realitas sosial, dan semangat kebangsaan. Kata Kunci: Asyhur al-Ma‘lūmāt, Tafsir al-Azhar, Buya Hamka, Tafsir Tematik, Waktu Suci |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5156 |
| Appears in Collections: | Ilmu Al-Quran & Tafsir |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover,Bibliography.pdf | Cover,Bibliography | 932.1 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 227.31 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 641.44 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 714.92 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.