Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5124
Title: PENGARUH KOMPOS ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) PLUS UNSUR HARA Cu, Zn, B DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L) PADA TANAH ULTISOL
Authors: NASUTION, REZA SANJAYA
Keywords: Kompos eceng gondok, pupuk NPK, tanah Ultisol, pertumbuhan tanaman, hasil kedelai, efisiensi pemupukan, pupuk organik.
Issue Date: 20-Feb-2026
Publisher: Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU260104;71210713063
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kompos EGp sebagai produk agroteknologi alternative. Mengetahui pengaruh pemberian kompos EGp yang di perkaya unsur Cu, Zn, dan B pada tanaman kedelai ditanah kritis. Mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK pada tanaman kedelai ditanah kritis. Mengetahui pengaruh interaksi pemberian kompos EGp unsur Cu, Zn dan B dengan Pupuk NPK pada pertumbuhan kedelai. Mengetahui efisiensi penggunaan pupuk kompos EGp terhadap NPK. Penelitian ini telah dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatra Utara, Jln. Karya Wisata, Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, ketinggian tempat ±45 mdpl. Penelitian ini dimulai bulan Desember 2024 sampai selesai. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor yang pertama yaitu pupuk kompos EGp dengan Unsur Hara Cu, Zn, dan B yang terdiri dri 4 taraf yaitu E0 = tanpa perlakuan; E1 = 7,5 ton/ha (225 g/polybag); E2 = 15 Ton/ha (450 g/polybag); E3 = 22,5 ton/ha (675 g/polybag). Faktor yang kedua adalah pupuk NPK Mutiara yang terdiri dari 4 taraf yaitu N0 = tanpa perlakuan; N1 = 100 Kg/ha (0,45 g/polybag); N2 = 105 Kg/ha (0,9 g/polybag); N3 = 110 Kg/ha (1,35 g/polybag). Variabel pengamatan yaitu terdiri dari tinggi tanaman, diameter batang, jumlah polong, bobot polong, jumlah biji, bobot biji, jumlah bintil akar. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis kandungan POC eceng gondok sebagai sumber pupuk organik cair mengandung unsur C-organik (26,58%) dan N-total (2,69%) yang tergolong tinggi, P₂O₅ (0,85%) dan kadar air (33,60%) pada kategori sedang, serta K₂O (2,75%) tergolong tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa bahan tersebut berpotensi baik sebagai sumber pupuk organik. POC eceng gondok (EGp) berpengaruh nyata dalam meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah polong, bobot polong, jumlah biji, bobot biji, dan jumlah bintil akar. Perlakuan terbaik diperoleh pada pemberian POC eceng gondok E3 (675 g/polybag). Pupuk NPK Mutiara berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah polong, bobot polong, dan bobot biji, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah biji dan jumlah bintil akar. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis pupuk NPK Mutiara 1,35 g/polybag.Interaksi antara kompos eceng gondok plus Cu, Zn, B, dan pupuk NPK Mutiara tidak berpengaruh nyata dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Namun kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada kompos eceng gondok 675 g/polybag dengan pupuk NPK Mutiara 1,35 g/polybag. Kata Kunci : Kompos eceng gondok, pupuk NPK, tanah Ultisol, pertumbuhan tanaman, hasil kedelai, efisiensi pemupukan, pupuk organik.
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5124
Appears in Collections:Agroteknologi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography5.61 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract149.12 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II164.81 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V521.64 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.