Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5123| Title: | INTEGRASI AMPAS SINGKONG DAN NANOKITOSAN SEBAGAI MEDIA TUMBUH DALAM BUDIDAYA TANAMAN PAKCOY (Brasicca rapa L.) DENGAN MENGGUNAKAN HIDROPONIK NFT (Nutrient Film Technique) |
| Authors: | DAMANIK, RAMADHANI |
| Keywords: | Tanaman Pakcoy, Hidroponik NFT, Ampas Singkong, Nanokitosan dan AB Mix |
| Issue Date: | 20-Feb-2026 |
| Publisher: | Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU260103;71210713060 |
| Abstract: | Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium dan Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Jln. Karya Wisata, Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian Tempat ± 25 mdpl, dengan topografi datar. Penelitian ini dimulai bulan Maret sampai bulan Agustus 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media tumbuh hidroponik yang berasal dari integrasi ampas singkong dan nanokitosan sebagai pengganti rockwoll dan untuk mengetahui pengaruh media tumbuh yang berasal dari integrasi ampas singkong dan nanokitosan terhadap pertumbuhan dan produksi pakcoy yang dibudidayakan secara hidroponik NFT. Penelitian ini menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 Faktor perlakuan, faktor pertama yaitu media tumbuh dengan 2 taraf perlakuan yaitu N1 = Nanokitosan 10% + Ampas Singkong 90%, N2 = Nanokitosan 20% + Ampas Singkong 80%. Faktor kedua yaitu dosis AB Mix dengan 4 taraf perlakuan, yaitu : D0 = kontrol, D1 = 50 ml/l air, D2 = 100 ml/l air dan D3 = 150 ml/l air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang ajar, kandungan klorofil daun dan bobot segar tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy, terutama pada panjang akar. Media tanam N1 (Nanokitosan 10% + Ampas Singkong 90%) memberikan hasil terbaik pada parameter panjang akar dengan nilai rata-rata 30,38 cm, lebih tinggi dibandingkan media N2 (Nanokitosan 20% + Ampas Singkong 80%) sebesar 25,05 cm. Perlakuan dosis larutan nutrisi AB Mix berpengaruh nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan tanaman pakcoy. Dosis 100 ml/l air (D2) merupakan dosis optimum, yang menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun, kandungan klorofil, dan bobot segar tanaman dengan nilai 136,90 g. Dosis yang lebih tinggi (150 ml/l air) tidak memberikan peningkatan signifikan karena diduga menyebabkan tekanan osmotik yang dapat menghambat penyerapan unsur hara oleh akar. Interaksi antara media tanam dan dosis AB Mix tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Namun demikian, kombinasi N2D2 (Nanokitosan 20% + Ampas Singkong 80% dan AB Mix 100 ml/l) memberikan hasil tertinggi pada bobot segar tanaman (145,58 g), menunjukkan adanya efek sinergis antara pemberian nutrisi yang optimal dan sifat biostimulan nanokitosan. . Kata Kunci : Tanaman Pakcoy, Hidroponik NFT, Ampas Singkong, Nanokitosan dan AB Mix |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5123 |
| Appears in Collections: | Agroteknologi |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 902.67 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 77.63 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 178.6 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 193.68 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.