Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5117
Title: NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM ISLAM : ANALISIS TEMATIK ATAS SURAH ALI IMRAN AYAT 159 MENURUT TAFSIR IBNU KATSIR
Authors: SYUKRON, HAMDAN
Keywords: Nilai-Nilai Demokrasi, Surah Ali Imran Ayat 159, Tafsir Ibnu Katsir.
Issue Date: 20-Feb-2026
Publisher: Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU260013;71210213002
Abstract: ABSTRAK NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM ISLAM: ANALISIS TEMATIK ATAS SURAH ALI IMRAN AYAT 159 MENURUT TAFSIR IBNU KATSIR HAMDAN SYUKRON NPM: 71210213002 Salah satu ayat yang menekankan nilai-nilai tersebut adalah Surah Ali Imran ayat 159. Ayat ini berbicara tentang sikap Nabi Muhammad saw. yang penuh kasih sayang, memaafkan, dan bermusyawarah dengan para sahabatnya. Hal ini menunjukkan bahwa dalam Islam, pemimpin tidak boleh bersikap otoriter, tetapi harus melibatkan umat dalam mengambil keputusan penting. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1). ntuk mengetahui penafsiran Tafsir Ibnu Katsir terhadap nilai-nilai demokrasi dalam Surah Ali Imran Ayat 159. 2). Menganalisis bentuk dan mekanisme demokrasi yang digambarkan dalam surah Ali Imran ayat 159 menurut Tafsir Ibnu Katsir. 3). Untuk mengetahui relevansi tersebut terhadap konsep demokrasi dalam konteks Pendidikan atau sosial politik umat Islam saat ini.Jenis penelitian ini berbentuk penelitian kepustakaan (library research) yakni penelitian terhadap literatur yang berkaitan dengan penulisan skripsi ini, yang akan diangkat dari buku-buku, dokumen-dokumen, majalah ilmiah, jurnal, tesis, disertasi, dan lainnya.Hasil dalam penelitian ini Cakupan musyawarah yang hanya terkait dengan keduniaan juga dijelaskan oleh beberapa mufasir dalam menafsirkan Q.S. Ali Imran ayat 159. Salah satunya ialah Hasbi ash-Shiddieqy yang mengungkapkan bahwa ―Nabi Muhammad bermusyawarah dengan pemuka pemuka rakyat dalam urusanurusan pemerintahan dan kemasyarakatan, baik yang menyangkut masalah-masalah yang bersifat perorangan, politik, ekonomi, sosial atau yang lain. Sedangkan dalam urusan agama, al-Qur‘anlah yang menjadi hakimnya‖. Dalam kaitannya dengan masalah sosial, musyawarah merupakan bentuk nyata dari penghargaan terhadap hak hak manusia. Hal ini tergambar dalam prinsip-prinsip yang terdapat dalam musyawarah yaitu: kebebasan, keadilan, dan persamaan hak dalam menyampaikan pendapat. Konsepsi musyawarah dalam Islam, tidak hanya dilandasi nilai-nilai kemanusiaan, akan tetapi juga nilai-nilai transendental (ketuhanan). Sebagaimana Q.S. Ali Imran 159 bahwa musyawarah diperbolehkan untuk menentukan perkiraan bersama yang didasari dengan wahyu. Selain itu, sebelum pelaksanaan musyawarah diperintahkan untuk memaafkan serta memohonkan ampunan. Kata Kunci: Nilai-Nilai Demokrasi, Surah Ali Imran Ayat 159, Tafsir Ibnu Katsir.
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5117
Appears in Collections:Ilmu Al-Quran & Tafsir

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover,Bibliography.pdfCover,Bibliography558.34 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract214.18 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II607.12 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V812.73 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.