Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4912| Title: | PENGARUH PENGGUNAAN MULSA DAN PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) DAN NERACA HARA N PADA TANAH INCEPTISOL |
| Authors: | Darma, Koko Mulya |
| Keywords: | Tanaman Jagung Manis, Mulsa, Jerami Padi, Sekam Padi, Biochar, Pupuk NPK, TSP, Urea, KCl, Pertumbuhan dan Produksi. |
| Issue Date: | 20-Nov-2025 |
| Publisher: | Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU250537;71210713022 |
| Abstract: | Penelitian ini dilaksanakan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Jln. Karya Wisata, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Madya Medan, Provinsi Sumatera Utara Pada Ketinggian tempat ± 48 mdpl, dengan Topografi datar. Penelitian ini dimulai pada Bulan Oktober 2024 sampai Januari 2025. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Dr. Ratna Mauli Lubis, M.P. sebagai Ketua Pembimbing dan Ibu Ir. Fenty Maimunah Simbolon, M.P. selaku Anggota Komisi Pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mulsa pada bubidaya tanaman jagung manis di fase vegetatif. Mengetahui pengaruh pemupukan pada budidaya tanaman jagung manis di fase vegetatif. Mengetahui interaksi antara pemberian mulsa dan pemupukan pada budidaya tanaman jagung manis di fase vegetatif. Mengetahui pengaruh penggunaan mulsa dan pemupukan terhadap neraca N di tanah inceptisol. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu : Faktor pertama menggunakan mulsa organik (M) sebagai faktor pertama yang terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu : M0 = Kontrol (Tanpa Perlakuan); M1 = Jerami Padi = 5 ton/Ha = 2 kg/plot; M2 = Sekam Padi = 5 ton/Ha = 2 kg/plot; M3 = Biochar = 5 ton/Ha = 2 kg/plot. Faktor kedua menggunakan pupuk anorganik (P) sebagai faktor kedua yang terdiri dari dari 4 taraf perlakuan, yaitu : P0 = Kontrol (Tanpa Perlakuan); P1 = Pupuk Kandang Kambing = 5 ton/Ha = 2 kg/plot; P2 = TSP = 335 kg/Ha = 134 g/plot, Urea = 250 kg/Ha = 100 g/plot, KCl = 250 kg/Ha = 100 g/plot; P3 = NPK Mutiara 16-16-16 = 300 kg/Ha = 120 g/plot. Variabel pengamatan yang terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, neraca hara N-Total dan pH tanah. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan mulsa tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis di fase vegetatif tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Perlakuan terbaik terdapat pada M1. Perlakuan pemupukan hanya berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis di fase vegetatif tinggi tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun, dan diameter batang. Perlakuan terbaik terdapat pada P2. Interaksi perlakuan mulsa dengan pemupukan hanya berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis di fase vegetatif tinggi tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun, dan diameter batang. Perlakuan terbaik terdapat pada M1P2. Pengaruh penggunaan mulsa dan pemupukan serta interaksi dari kedua perlakuan berpengaruh terhadap neraca hara N-Total dan pH tanah. Neraca hara N terbaik terdapat pada perlakuan M1P3. Kata Kunci : Tanaman Jagung Manis, Mulsa, Jerami Padi, Sekam Padi, Biochar, Pupuk NPK, TSP, Urea, KCl, Pertumbuhan dan Produksi. |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4912 |
| Appears in Collections: | Agroteknologi |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 1.38 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 278.43 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 340.44 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 539.55 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.