Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4908| Title: | PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN AIR TERHADAP BIOMASSA DAN PERAKARAN Asystasia gangetica SEBAGAI COVER CROP YANG DITANAM SECARA CAMPURAN |
| Authors: | Maryo, Ibram Prabowo |
| Keywords: | Asystasia gangetica, Nephrolepis biserrata, Persentase penutup tanah, Kombinasi perlakuan, Cover Crop. |
| Issue Date: | 20-Nov-2025 |
| Publisher: | Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU250535;71210713025 |
| Abstract: | Perubahan iklim telah meningkatkan frekuensi kekeringan yang merupa kan salah satu bahaya terbesar yang mempengaruhi pertanian dan mengurangi hasil panen secara global. Kekeringan musiman atau kekeringan kilat ditandai dengan kekurangan air jangka pendek yang terjadi secara berkala (dari dua hingga empat minggu) di lapisan tanah dangkal akibat suhu tinggi dan curah hujan rendah. Oleh karena itu, pengelolaan yang tepat sangat penting bagi produktivitas pertanian untuk mengurangi kekeringan musiman, sehingga memerlukan strategi untuk mengurangi stres air, meningkatkan efisiensi penggunaan air, dan meningkatkan produktivitas pertanian. Ketahanan agroekosistem melalui peningkatan kesehatan tanah dan keanekaragaman hayati telah diidentifikasi sebagai solusi utama untuk mengurangi dampak buruk perubahan iklim atau stress kekeringan terhadap tanah. Penanaman cover crop merupakan salah satu metode praktis untuk memperkenalkan kembali keanekaragaman hayati ke dalam agroekosistem. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan 50% dalam adopsi cover crop di kalangan petani. Namun, sebagian besar cover crop ditanam secara monokultur karena biaya benih yang lebih rendah dan lebih mudah dikelola dibandingkan dengan cover crop multispesies atau campuran, sehingga penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui pengaruh frekuensi pemberian air terhadap biomassa dan perakaran A. gangetica sebagai cover crop yang ditanam secara campuran; (2) mengetahui biomassa dan perakaran A. gangetiva sebagai cover crop yang ditanam secara campuran; dan (3) mengetahui pengaruh kombinasi perlakuan terbaik antara frekuensi pemberian air dan campuran cover crop terhadap biomassa dan perakaran A. gangetica. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang disusun dalam tiga ulangan. Faktor pertama sebagai petak utama adalah Frekuensi penyiraman (F) yang terdiri dari dua taraf, yaitu: disiram 3 hari sekali (F1) dan disiram 6 hari sekali (F2). Faktor kedua sebagai anak petak adalah Spesies gulma yang ditanam secara campuran (G) yang terdiri dari tiga taraf, yaitu: Asystasia gangetica secara monokultur (G1), 60% A. gangetica + 40% N. biserrata (G2), dan 40% A. gangetica + 60% N. biserrata (G3). Variabel yang diamati adalah persentase penutupan tanah (%), bobot kering biomassa A. gangetica (g/plot) dan sistem perakaran A. gangetica (total Panjang akar (m), luas permukaan akar (m2), diameter akar (cm), Nisbah akar-tajuk). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penutupan tanah (PPT) yang belum diberi perlakuan frekuensi penyiraman menunjukkan pertanaman A. gangetica secara monokultur (G1) mampu menutup tanah lebih cepat dibandingkan pertanaman A. gangetica secara monokultur (G2 dan G3), yaitu mampu menutup tanah 100% pada 6 MST. Perlakuan frekuensi penyiraman 6 hari sekali (F2) dan pertanaman A. gangetica secara monokultur (G1) serta kombinasi perlakuan frekuensi penyiraman 6 hari sekali dengan pertanaman A. gangetica secara monokultur (F2G1) menghasilkan bobot kering biomassa A. gangetica terberat dibandingkan perlakuan lainnya. Total panjang akar dan luas permukaan akar A. gangetica lebih besar pada frekuensi penyiraman 3 hari sekali (F1) berturut-turut sebesar 10,32% dan 3,63% dibandingkan pada frekuensi penyiraman 6 hari sekali (F2). Total panjang akar dan luas permukaan akar A. gangetica juga lebih besar pada pertanaman A. gangetica secara monokultur (G1) dibandingkan pada pertanaman 60% A. gangetica + 40% N. biserrata (G2) dan pertanaman 40% A. gangetica + 60% N. biserrata (G3), yaitu berturut-turut sebesar 1,83% dan 17,90% untuk total panjang akar serta 6,26% dan 39,06% untuk luas permukaan akar. Untuk kombinasi antar perlakuan, total panjang akar terpanjang pada kombinasi perlakuan frekuensi penyiraman 3 hari sekali dengan pertanaman A. gangetica secara monokultur (F1G1), sedangkan luas permukaan akar terluas pada kombinasi perlakuan frekuensi penyiraman 6 hari sekali (F2) dengan pertanaman 60% A. gangetica + 40% N. biserrata (F2G2). Diameter akar A. gangetica terbesar dijumpai pada kombinasi perlakuan frekuensi penyiraman 6 hari sekali dengan monokultur A. gangetica (F2G1) dengan diameter akar lebih besar 116,13% dibandingkan pada kombinasi perlakuan frekuensi penyiraman 3 hari sekali dengan monokultur A. gangetica (F1G1). Nisbah akar-tajuk A. gangetica lebih tinggi pada perlakuan frekuensi penyiraman 3 hari sekali (F1) dibandingkan pada frekuensi penyiraman 6 hari sekali (F2), yaitu berturut-turut 0,78 dan 0,46. Nisbah akar-tajuk A. gangetica lebih tinggi pada perlakuan pertanaman 60% A. gangetica + 40% N. biserrata (G2) dibandingkan dengan perlakuan pertanaman 40% A. gangetica + 60% N. biserrata (G3), dan monokultur A. gangetica (G1), yaitu berturut-turut 1,06, 0,73, dan 0,09. Nisbah akar-tajuk A. gangrtica lebih tinggi pada kombinasi perlakuan frekuensi penyiraman 3 hari sekali dengan pertanaman 60% A. gangetica + 40% N. biserrata (F1G2) dan terendah pada kombinasi perlakuan frekuensi penyiraman 6 hari sekali dengan monokultur A. gangetica (F2G1), yaitu berturut turut 1,59 dan 0,06. Kata Kunci : Asystasia gangetica, Nephrolepis biserrata, Persentase penutup tanah, Kombinasi perlakuan, Cover Crop. |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4908 |
| Appears in Collections: | Agroteknologi |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 707.04 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 257.37 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 630.34 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 976.62 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.