Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4830
Title: HUBUNGAN STATUS GIZI ANAK DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID DI RSU. IMELDA PEKERJA INDONESIA
Authors: GULO, HENDRI JULIYANTO
Keywords: Status Gizi, Indeks masa Tubuh, Usia, Demam Tifoid
Issue Date: 20-Nov-2025
Publisher: Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU250339;71200811068
Abstract: Latar belakang : Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang dapat menular, disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica serovar typhi (S.typhi) dan Salmonella enterica serovar enteritidis (S.entritidis) merupakan bakteri gram negatif anaerob berbentuk basil yang memiliki karakteristik endotoksin khas, serta memiliki antigen Vi yang diyakini dapat meningkatkan aktivitas virulensi. Prevalensi demam tifoid paling tinggi pada usia 3-19 tahun karena pada usia tersebut orang-orang cenderung memiliki aktivitas fisik yang banyak, sehingga kurang memperhatikan pola makannya, akibatnya mereka cenderung lebih memilih makan di luar rumah, yang sebagian besar kurang memperhatikan higienitas. Insidensi demam tifoid khususnya banyak terjadi pada anak sekolah karena kurang memperhaatikan higeinitas makanan. Frekuensi sering jajan sembarangan yang tingkat kebersihannya masih kurang, merupakan faktor penularan penyakit demam tifoid. Bakteri Salmonella thypi banyak berkembang biak dalam makanan yang kurang dijaga higienitasnya. Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan di RSU.Imelda Pekerja Indonesia didapatkan jumlah pasien anak yang menglami Demam Tifoid pada periode Februari-Juni 2023 sebanyak 108 anak. Tujuan : Menganalisa hubungan status gizi anak dengan kejadian demam tifoid di RSU.Imelda Pekerja Indonesia. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional yang berpatokan mengikuti kriteria inklusi dan eksklusi yang tertera. Populasi penelitian ini adalah pasien penyakit demam tifoid sepanjang tahun 2023. Populasi penelitian ini merupakan pasien demam tifoid berusia 5 -16 tahun di RSU. Imelda Pekerja Indonesia kec.Medan Timur,kota Medan. Hasil : Dari 52 pasien anak, didapati karakteristik kategori usia terbanyak adalah usia kanak-kanak sebanyak 43 anak (82,7%), kategori status gizi terbanyak adalah status gizi buruk sebanyak 18 sampel (34,6%). Kesimpulan : Tidak ada hubungan antar status gizi anak dengan kejadian demam tifoid di RSU.Imelda Pekerja Indonesia. Kata Kunci : Status Gizi, Indeks masa Tubuh, Usia, Demam Tifoid
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4830
Appears in Collections:Pendidikan Kedokteran

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography1.82 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract13.17 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II257.46 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V155.55 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.