Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4092
Title: | ANALISIS YURIDIS PENERAPAN DIVERSI OLEH KEPOLISIAN TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN (Studi Di Wilayah Hukum Kepolisian Sektor Bandar Pulau) |
Authors: | BATUBARA, AZWAR FATLHI |
Keywords: | Diversi, Kepolisian, Pencabulan. Diversion, Police, Molestation |
Issue Date: | 3-Feb-2025 |
Publisher: | Fakultas Hukum, universitas islam sumatera utara |
Series/Report no.: | UISU250296;71220123097 |
Abstract: | ABSTRAK Pertimbangan dilakukan diversi oleh pengadilan yaitu filosofi sistem peradilan pidana anak untuk melindungi dan merehabilitasi (protection and rehabilitation) anak pelaku tindak pidana. Tindakan diversi juga dilakukan sebagai upaya pencegahan seorang pelaku anak menjadi pelaku kriminal. Permasalahan dalam tesis ini adalah bagaimana pengaturan hukum tentang diversi kepolisian terhadap tindak pidana pencabulan oleh anak, bagaimana penerapan diversi kepolisian terhadap tindak pidana pencabulan oleh anak, bagaimana hambatan dalam penerapan diversi kepolisian terhadap tindak pidana pencabulan oleh anak. .Penelitian yang dilakukan adalah penelitian normatif dan didukung dengan data yuridis empiris yaitu melakukan wawancara dengan Brigadir Imam Syafii selau Bhabinkamtibmas Kepolisian Sektor Bandar Pulau. Analisis data yang digunakan adalah data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengaturan hukum tentang diversi kepolisian terhadap tindak pidana pencabulan oleh anak melalui diversi diterapkan sejak keluarnya Perma No. 04 Tahun 2014 tanggal 24 Juli 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Diversi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak. Diversi dilakukan hanya untuk tindak pidana yang dilakukan oleh anak yang ancaman hukuman tindak pidana tersebut dibawah 7 (tujuh tahun) dan bukan pengulangan tindak pidana. Penerapan diversi kepolisian terhadap tindak pidana pencabulan oleh anak melalui diversi yaitu anak diperlakukan secara manusiawi dengan memberikan fasilitas terbaik untuk anak-anak dengan memperhatikan kebutuhan khusus sesuai dengan usia anak. Hambatan pelaksanaan diversi terhadap tindak pidana pencabulan oleh anak adalah kurangnya waktu yang diberikan oleh Undang-undang bagi para penegak hukum untuk mengupayakan diversi. Agar penyidik mempertimbangkan perlunya pendekatan diversi dalam perkara kecelakaan lalu lintas didasarkan pada saling menghormati antara korban pelaku agar tidak terjadi penumpukan atau perselisihan yang terjadi dikemudian hari Kata Kunci: Diversi, Kepolisian, Pencabulan. |
URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4092 |
Appears in Collections: | Magister Hukum |
Files in This Item:
File | Description | Size | Format | |
---|---|---|---|---|
Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography.pdf | 353.85 kB | Adobe PDF | View/Open |
Abstract.pdf | Abstract.pdf | 15.12 kB | Adobe PDF | View/Open |
Chapter I,II.pdf | Chapter I,II.pdf | 530.41 kB | Adobe PDF | View/Open |
Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V.pdf | 311.6 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.