Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5376
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorSARAGIH, EWIN SAPUTRA-
dc.date.accessioned2026-01-09T03:46:46Z-
dc.date.available2026-01-09T03:46:46Z-
dc.date.issued2026-02-20-
dc.identifier.urihttp://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5376-
dc.description.abstractPemilu memainkan peran strategis dalam membangun demokrasi dan menjamin hak-hak rakyat. Fitur utama demokrasi salah satunya adalah pemilu yang menghadapi berbagai tantangan dalam prosesnya terutama dalam hal ini mengenai efektivitas kampanye calon tunggal kepala daerah dalam mempengaruhi suara. Permasalahan dalam tesis ini adalah bagaimana pengaturan hukum pemilihan Kepala Daerah dengan calon tunggal, bagaimana pelaksanaan kampanye Pemilihan Kepala Daerah dengan calon tunggal, bagaimana hambatan dalam pelaksanaan kampanye Pemilihan Kepala Daerah dengan calon tunggal dan solusinya Metode penelitian ini adalah yuridis normatif dan empiris yaitu penelitian yang didasaran pada undang-undang. Analisis data dilakukan secara kualitatif, yakni suatu bentuk analisa yang tidak bertumpu pada angka-angka melainkan pada kalimat-kalimat. Pengaturan hukum kampanye pemilihan Kepala Daerah dengan calon tunggal diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Kampanye Pemilihan Umum yang mengatur tentang Kampanye Pemilihan Umum yang meliputi, pelaksana Kampanye, materi Kampanye Pemilihan Umum, metode Kampanye, pemberitaan dan penyiaran, Kampanye Pemilu, larangan kampanye Pemilu, koordinasi dengan kementerian/lembaga pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Negara Repubilik Indonesia dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum, sosialisasi dan pendidikan politik. Pelaksanaan pelaksanaan kampanye Pemilihan Kepala Daerah dengan calon tunggal adalah tahapan penting untuk memperkenalkan calon kepala daerah kepada masyarakat dan meyakinkan pemilih untuk memilih mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dalam pelaksanaan kampanye Pemilihan Kepala Daerah dengan calon tunggal adalah adanya money politic, pelanggaran netralitas ASN, adanya Black Campaign. Upaya yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Serdang Bedagai dalam melaksanakan kampanye dengan calon tunggal pada Pilkada adalah tetap menjunjung integritas dalam penyelenggaraan Pilkada, harus ada komitmen baik untuk peserta Pilkada maupun pelaksana kedisiplinan masyarakat untuk mengikuti Pilkada sehingga hambatan dan tantangan dapat diminamilisir. Kata Kunci: Efektivitas, Kampanye, Kepala Daerahen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherMagister Hukum, Universitas Islam Sumatera Utaraen_US
dc.relation.ispartofseriesUISU260252;71230123164-
dc.subjectEfektivitas, Kampanye, Kepala Daerah.en_US
dc.titleANALISIS EFEKTIVITAS KAMPANYE CALON TUNGGAL KEPALA DAERAH DALAM MEMPENGARUHI SUARA (Studi Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Serdang Bedagai)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Magister Hukum

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography267.47 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract14.09 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II659.97 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V207 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.