Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5330Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | Syahputra, Zulian | - |
| dc.date.accessioned | 2026-01-09T03:09:47Z | - |
| dc.date.available | 2026-01-09T03:09:47Z | - |
| dc.date.issued | 2025-11-20 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5330 | - |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas penyelesaian tindak pidana pencurian ringan melalui pendekatan restorative justice, dengan fokus pada studi kasus di Polsek Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ketentuan hukum terkait penerapan restorative justice dalam tindak pidana pencurian ringan, mendeskripsikan pelaksanaan pendekatan tersebut di lapangan, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya yang dilakukan oleh Polsek Seruway. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis-empiris dengan sifat deskriptif-analitis. Secara deskriptif, penelitian ini memaparkan fakta dan data lapangan secara sistematis terkait praktik restorative justice di Indonesia. Secara analitis, data yang diperoleh kemudian dievaluasi dengan menggunakan perspektif hukum dan teori yang relevan, sehingga menghasilkan pemahaman yang komprehensif mengenai implementasi pendekatan ini. Penelitian ini menggunakan beberapa pendekatan, yakni pendekatan perundang-undangan untuk mengkaji dasar hukum yang berlaku, pendekatan kasus untuk menganalisis penerapan restorative justice dalam kasus pencurian ringan di Polsek Seruway, serta pendekatan sosiologis guna memahami aspek sosial dan budaya masyarakat yang berperan dalam mendukung keberhasilan implementasi pendekatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice di Polsek Seruway memiliki dasar hukum yang kuat melalui Peraturan Kapolri No. 8 Tahun 2021 dan dijalankan melalui proses mediasi yang menekankan musyawarah dan nilai-nilai kekeluargaan. Hambatan yang ditemukan meliputi kurangnya pemahaman masyarakat, keengganan korban untuk berdamai, dan keterbatasan sumber daya di kepolisian. Meski demikian, berbagai upaya telah dilakukan oleh Polsek Seruway, seperti edukasi masyarakat, pelibatan tokoh adat, dan peningkatan kompetensi personel. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa restorative justice merupakan solusi alternatif yang efektif dalam penyelesaian tindak pidana pencurian ringan, dengan catatan adanya dukungan regulasi, penguatan kapasitas aparat penegak hukum, dan partisipasi aktif masyarakat. Kata Kunci: Restorative Justice, Tindak Pidana Pencurian Ringan, Polsek Seruway. | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | Magister Hukum, Universitas Islam Sumatera Utara | en_US |
| dc.relation.ispartofseries | UISU250705;71230123068 | - |
| dc.subject | Restorative Justice, Tindak Pidana Pencurian Ringan, Polsek Seruway. | en_US |
| dc.title | PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN RINGAN MELALUI RESTORATIVE JUSTICE (STUDI KASUS DI POLSEK SERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Magister Hukum | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 367.39 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 199.49 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 858.84 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 593.95 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.