Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5269
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorRIANI, NELVI-
dc.date.accessioned2026-01-09T02:31:37Z-
dc.date.available2026-01-09T02:31:37Z-
dc.date.issued2026-02-20-
dc.identifier.urihttp://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5269-
dc.description.abstractKeanekaragaman Jenis Serangga Pada Berbagai Perangkap Teknik Pengendalian Pada Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Merill) dibimbing oleh Dr. Ir. Muhammad Rizwan M.P dan Dr. Ir. Noverina Chaniago, M.P. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis perangkap dan teknik pengendalian hama pada tanaman kedelai terhadap keanekaragaman spesies serangga dan produksi kedelai. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga Maret 2025 dilahan petani Desa Beringin, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang dengan ketinggian tempat17 mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) dengan petak utama perlakuan teknik pengendalian menggunakan pestisida alami dan kimia yang terdiri atas 3 taraf yaitu P0 (kontrol/tanpa insektisida), P1(insektisida alami ekstrak daun sirih), P2 (insektisida kimiawi Matador 250 EC) dan anak petak perlakuan jenis perangkap serangga terdiri atas 3 taraf yaitu U1 (lubang jebakan), U2 (perangkap kuning), U3 (perangkap jaring) dengan 9 kombinasi perlakuan. Parameter yang diamati adalah Identifikasi keanekaragaman spesies serangga, intensitas serangan hama yang dominan, variable produksi diantaranya bobot polong berisi/plot, bobot biji/plot(g) dan berat 100 biji (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis spesies serangga yang teridentifikasi selama fase pertumbuhan vegetatif dan generatif, pada perlakuaan pengendalian hama dengan beberapa pestisida dan beberapa jenis perangkap ditemui 22 spesies serangga, baik sebagai hama maupun sebagai predator. Pada fase pertumbuhan vegetatif kedelai, penggunaan perangkap, lubang jebakan lebih efektif dalam mengidentifikasi serangga bila dibanding dengan jenis perangkap lainnya. Pada fase pertumbuhan generatif tanaman kedelai, penggunaan pestisida ekstrak daun sirih lebih efektif dalam mengidentifikasi serangga bila dibanding dengan perlakuan lainnya. Interaksi antara kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel produksi kedelai Kata kunci: Keanakeragaman, perangkap, pengendalian, serangga, sirihen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherMagister Agroteknologi, Universitas Islam Sumatera Utaraen_US
dc.relation.ispartofseriesUISU260240;71220724015-
dc.subjectKeanakeragaman, perangkap, pengendalian, serangga, sirihen_US
dc.titleKEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA BERBAGAI PERANGKAP DAN TEKNIK PENGENDALIAN PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L) Merril)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Magister Agroteknologi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography4.04 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract12.82 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II334.28 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V1.52 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.