Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5197Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | Nurleli | - |
| dc.date.accessioned | 2026-01-09T01:45:12Z | - |
| dc.date.available | 2026-01-09T01:45:12Z | - |
| dc.date.issued | 2025-11-20 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5197 | - |
| dc.description.abstract | Keberadaan anak angkat di tengah masyarakat yang dilakukan oleh keluarga, nampaknya menjadi fenomena cukup menarik untuk diperbincangkan dalam ilmu kewarisan anak angkat. Akibat hukum yang menyertai ketika melakukan pengangkatan anak berkaitan dengan akibat, kedudukan, dan bagian waris anak angkat di mata hukum. Permasalahan dalam penelitian dalam tesis ini adalah bagaimana pengaturan hukum tentang anak angkat sebagai ahli waris menurut hukum positif di Indonesia, kedudukan anak angkat sebagai ahli waris dalam KUH Perdata dan kompilasi hukum Islam serta pertimbangan hukum hakim dalam memutus sengketa waris anak angkat sebagai ahli waris dalam putusan Nomor 27/Pdt.G/2019/PN-Plk. Penelitian menggunakan sifat penelitian deskriptif analitis, jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan studi pustaka serta analisis data menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif-analitis. Kesimpulan dalam penelitian tesis ini yaitu pengaturan hukum tentang anak angkat sebagai ahli waris diatur dalam Pasal 852 KUHPerdata dan Pasal 209 ayat (1) dan (2) Kompilasi Hukum Islam. Kedudukan hukum anak angkat sebagai ahli waris dalam KUHPerdata adalah anak angkat mempunyai hak mewaris atas harta waris orangtua angkatnya dengan memiliki hak waris sesuai legitieme portie atas segala bentuk harta waris dan dalam kompilasi hukum Islam adalah tidak berhak mewarisi peninggalan orang tua angkatnya dikarenakan pewarisannya berdasarkan hubungan darah dan perkawinan. Jaminan anak angkat memperoleh harta orang tua angkatnya maka orang tua angkat dapat memberikan hibah atau wasiat. Pertimbangan hukum hakim dalam memutus sengketa waris anak angkat sebagai ahli waris dalam putusan No.27/Pdt.G/2019/PN-Plk adalah Penggugat sebagai Anak angkat dari Nawis T Dehen, berhak atas warisan dari Nawis T Dehen termasuk atas objek sengketa. Penulis sependapat dengan majelis hakim menetapkan anak angkat dan Penggugat Intervensi I dan Penggugat Intervensi II adalah Ahli waris yang sah Nawis Taher akan tetapi penulis tidak sependapat dengan majelis hakim yang menyatakan tergugat II masuk dalam ahli waris dengan hanya dibuktikan dengan surat pernyataan pengalihan warisan yang kedudukannya hukumnya belum jelas. Kata Kunci : Kedudukan Hukum, Anak Angkat, Ahli Waris. | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | Magister Hukum, Universitas Islam Sumatera Utara | en_US |
| dc.relation.ispartofseries | UISU250691;71230123125 | - |
| dc.subject | Kedudukan Hukum, Anak Angkat, Ahli Waris. | en_US |
| dc.title | TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEDUDUKAN HUKUM ANAK ANGKAT SEBAGAI AHLI WARIS DALAM KUHPERDATA DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (Studi Putusan Pengadilan Negeri Palangkaraya Nomor 27/Pdt.G/2019/PN-Plk) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Magister Hukum | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 607.12 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 195.19 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 665.12 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 575.13 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.