Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5101
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorAZMI, HAFIZ-
dc.date.accessioned2026-01-08T04:12:20Z-
dc.date.available2026-01-08T04:12:20Z-
dc.date.issued2026-02-20-
dc.identifier.urihttp://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5101-
dc.description.abstractPenelitian ini dilaksanakan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Jln. Karya Wisata, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Madya Medan, Provinsi Sumatera Utara Pada Ketinggian tempat ± 48 mdpl, dengan Topografi datar. Penelitian ini dimulai pada Bulan Oktober 2024 sampai Januari 2025. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Ir. Mindalisma, M.M. sebagai Ketua Pembimbing dan Ibu Ir. Ratna Mauli Lubis, M.P. selaku Anggota Komisi Pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mulsa organik terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Mengetahui pengaruh pemberian pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Mengatahui interaksi antara pengunaan mulsa organik dan pemberian pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan produksi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu : Faktor pertama menggunakan mulsa organik (M) sebagai faktor pertama yang terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu : M0 = Kontrol (Tanpa Perlakuan); M1 = Jerami Padi = 5 ton/Ha = 2 kg/plot; M2 = Sekam Padi = 5 ton/Ha = 2 kg/plot; M3 = Biochar = 5 ton/Ha = 2 kg/plot. Faktor kedua menggunakan pupuk anorganik (P) sebagai faktor kedua yang terdiri dari dari 4 taraf perlakuan, yaitu : P0 = Kontrol (Tanpa Perlakuan); P1 = Pupuk Kandang Kambing = 5 ton/Ha = 2 kg/plot; P2 = TSP = 335 kg/Ha = 134 g/plot, Urea = 250 kg/Ha = 100 g/plot, KCl = 250 kg/Ha = 100 g/plot; P3 = NPK Mutiara 16-16-16 = 300 kg/Ha = 120 g/plot. Variabel pengamatan yang terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, Panjang tongkol, diameter tongkol, berat pertongkol dengan kelobot, berat tongkol tanpa kelobot, jumlah baris biji. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan mulsa tidak berpengaruh terhadap peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang pada tanaman jagung manis. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan mulsa jerami padi. Perlakuan pemupukan berpengaruh terhadap tinggi tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun, dan diameter batang. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan pupuk tunggal. Interaksi perlakuan mulsa dengan pemupukan berpengaruh terhadap tinggi tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun, dan diameter batang. Perlakuan terbaik terdapat pada interaksi antara jerami padi dengan pupuk tunggal. Kata Kunci : Tanaman Jagung Manis, Mulsa, Jerami Padi, Sekam Padi, Biochar, Pupuk NPK, TSP, Urea, KCl, Pertumbuhan dan Produksi.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utaraen_US
dc.relation.ispartofseriesUISU260093;71210713066-
dc.subjectTanaman Jagung Manis, Mulsa, Jerami Padi, Sekam Padi, Biochar, Pupuk NPK, TSP, Urea, KCl, Pertumbuhan dan Produksi.en_US
dc.titlePENGARUH PENGGUNAAN MULSA DAN PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) PADA TANAH INCEPTISOLen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Agroteknologi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover,Bibliography.pdfCover,Bibliography2.11 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract554.06 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II664.58 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V745.14 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.