Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5059
Title: HADANAH AKIBAT PERCERAIAN PERSPEKTIF 4 MAZHAB DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM
Authors: SYAHPUTRI, MAULIDA
Keywords: Hadanah, Perceraian dan 4 Mazham, KHI
Issue Date: 20-Feb-2026
Publisher: Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU260004;71190212006
Abstract: ABSTRAK Nama : MAULIDA SYAHPUTRI, NPM : 71190212006, Judul : HADANAH AKIBAT PERCERAIAN PERSPEKTIF 4 MAZHAB DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM Berdasarkan kajian tentang hadhanah sebagaimana, maka sesuai dengan fakta yang ada di lapangan banyak sekali hadhanah bagi suami isteri pasca perceraian menjadi permasalahan yang panjang hingga ke pengadilan tanpa memahami dan mempedomani hukum Islam sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Kompilasi Hukum Islam dan peraturan Islam lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep hadhanah menurut pandangan fiqih 4 mazhab. Untuk mengetahui konsep hadhanah dalam kompilasi hukum Islam. Untuk mengetahui persamaan dan perbedaan hadhanah menurut pandangan fiqih 4 mazhab dan kompilasi hukum Islam Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research), yakni penelitian yang objek kajiannya menggunakan data pustaka berup buku-buku sebagai sumber datanya. Teknik pengumpulan data melalui penelitian literature dengan Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah “metode deskriptif, yaitu penelitian yang berusaha mendeskripsikan dan menginterpretasi apa yang ada, pendapat yang sedang tumbuh, proses yang sedang berlangsung, akibat atau efek yang terjadi atau kecendrungan yang berkembang. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa Hadhanah Akibat Perceraian perspektif Fiqih 4 mazhab bahwa hadhanah adalah pengasuhan anak yang menjadi kewajiban kedua orang tua sampai anak mumayyiz atau mampu berdiri sendiri, meskipun ibu dan silsilah dari keluarga ibulah yang lebih berhak mengasuh anak sampai anak tersebut mummayiz atau berusia 7 tahun. Hadhanah dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang dimuat dalam pasal 105 huruf (a) “dalam hal terjadi perceraian, pemeliharaan anak yang belum mumayyiz atau belum berumur 12 tahun adalah hak ibunya. Persamaan 4 mazham dengan KHI bahwa pengasuhan anak sebelum umur 7 tahun yang berhak adalah ibunya sedangkan perbedaan antara fiqih 4 mazhab dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) dalam hal menentukan usia mummayiz anak yang mana dalam fiqih disebutkan bahwa usia mumayyiz anak adalah 7 tahun sedangkang dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) usia mumayyiz anak adalah 12 tahun. Kata Kunci : Hadanah, Perceraian dan 4 Mazham, KHI.
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5059
Appears in Collections:Ahwal Al-Syakhsiyah

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover,Bibliography.pdfCover,Bibliography681.26 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract324.37 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II322.57 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V507.9 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.