Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4950
Title: KORELASI SUHU TANAH DAN KELEMBAPAN TANAH DENGAN PRODUKSI TANAMAN PADI GOGO (Oryza sativa L.) YANG DIBERI PERLAKUAN MULSA JERAMI PADI DAN SUMBER N
Authors: Sutrisno
Keywords: Tanaman Padi, Mulsa jerami Padi, Sumber Nitrogen, Pertumbuhan dan Produksi.
Issue Date: 20-Nov-2025
Publisher: Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU250547;71210713019
Abstract: Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama bagi lebih dari separuh penduduk dunia, termasuk Indonesia. Namun, tantangan seperti berkurangnya lahan persawahan, pertumbuhan penduduk, dan perubahan iklim menuntut alternatif budidaya yang lebih adaptif, salah satunya melalui pengembangan padi gogo. Padi gogo memiliki potensi besar untuk dibudidayakan di lahan kering, namun produktivitasnya masih rendah karena keterbatasan air, suhu tanah yang ekstrem, dan rendahnya kandungan bahan organik serta unsur hara. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Jln. Karya Wisata, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Madya Medan, Provinsi Sumatera Utara Pada Ketinggian tempat ± 25 mdpl, dengan Topografi datar. Penelitian ini dilakasankan Bulan Januari sampai April 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi tanah (Suhu dan Kelembapan) akibat pemberian mulsa Jerami padi. Untuk medapatkan respon pertumbuhan tanaman dengan pemberian pupuk N pada berbagai kondisi suhu dan kelembapan tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu: Faktor pertama adalah mulsa jerami (M) yang tersusun atas 2 taraf, yaitu: M0 = Kontrol (Tanpa mulsa jerami); M1 = mulsa jerami 12 kg/plot. Faktor kedua adalah sumber nitrogen (N) (69 kg N/ha) yang tersusun atas 4 taraf, yaitu: N0 = Kontrol (Tanpa pupuk N); N1 = 60 g/plot Urea (N: 46%); N2 = 131,43 g/plot ZA (21%); N3 = 184 g/plot KNO3 (N: 15%). Parameter pengamatan yang terdiri dari suhu tanah, kelembapan tanah, panjang malai, sudut daun bendera, luas daun bendera, bobot gabah hampa per plot, bobot gabah berisi per plot dan curah hujan serta radiasi matahari. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mulsa jerami padi (M1) terbukti meningkatkan kelembapan tanah dan membantu menstabilkan suhu tanah, dibandingkan perlakuan tanpa mulsa (M0). Peningkatan kelembapan tanah terjadi secara konsisten di seluruh kedalaman 0–15 cm, meskipun terdapat fluktuasi curah hujan (176 mm di Januari, turun ke 90 mm di Februari, dan naik kembali menjadi 120 mm di Maret) serta peningkatan radiasi matahari (dari 135 Watt/m² di Januari menjadi 172 Watt/m² di Maret). Penggunaan mulsa jerami padi efektif dalam mengurangi evaporasi dan menjaga ketersediaan air tanah, terutama saat curah hujan rendah dan intensitas radiasi tinggi. Pemberian sumber nitrogen (N1) 60 g/plot (Urea N: 46%) berpengaruh nyata dalam meningkatkan bobot gabah berisi dan menurunkan bobot gabah hampa. Kombinasi antara mulsa jerami padi dan sumber nitrogen memberikan hasil produksi tertinggi, menandakan bahwa pengaruh nitrogen sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tanah yang diperbaiki oleh jerami padi. Kata Kunci : Tanaman Padi, Mulsa jerami Padi, Sumber Nitrogen, Pertumbuhan dan Produksi.
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4950
Appears in Collections:Agroteknologi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography3.64 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract285.45 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II294.76 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V1.23 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.