Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4925
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorAZ-ZAHRA, MUTIAH-
dc.date.accessioned2026-01-07T04:57:22Z-
dc.date.available2026-01-07T04:57:22Z-
dc.date.issued2025-11-20-
dc.identifier.urihttp://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4925-
dc.description.abstractLatar belakang: Diare masih menjadi masalah morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia termasuk di negara berkembang seperti Indonesia. Kejadian diare di kota subulussalam merupakan urutan tertinggi ke-5 di provinsi aceh. Salah satu penyakit berbasis lingkungan adalah diare yang dapat disebabkan oleh buruknya sanitasi dan higienitas, perilaku hidup bersih dan sehat seperti kebiasaan cuci tangan, penggunaan air bersih dan penggunaan jamban sehat juga mempengaruhi terjadinya kejadian diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh higienitas dan sanitasi masyarakat terhadap kejadian diare di puskesmas simpang kiri subulussalam tahun 2024. Tujuan: Mengetahui pengaruh higienitas dan sanitasi masyarakat terhadap kejadian diare di puskesmas simpang kiri subulussalam tahun 2024 Metode: Desain penelitian ini dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampling yang di gunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuisioner. Uji statistik menggunakan chi square Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penggunaan air tidak bersih sebanyak (64%), penggunaan jamban sehat sebanyak (55%), 65% masyarakat memiliki kebiasaan mencuci tangan tidak baik, dan 69% masyarakat mengalami diare.Hasil uji statistic antara Penggunaan Air Bersih dengan kejadian diare di Puskesmas simpang kiri subulussalam diperoleh nilai p = 0,047 (p <0,05),Hubungan Penggunaan jamban sehat dengan kejadian Diare di Puskesmas simpang kiri subulussalam diperoleh nilai p = 0,013 (p < 0,05), dan antara Hubungan kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian Diare di Puskesmas simpang kiri subulussalam diperoleh nilai p = 0,032 (p < 0,05). Kesimpulan: Hasil analisis bivariate dengan uji chi square yang memiliki hubungan dengan kejadian diare adalah jamban sehat (p=0,013), kebiasaan mencuci tangan (p=0,032). dan air bersih (p=0,047). Kata kunci: higienitas, sanitasi, diareen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Kedokteran, Universitas Islam Sumatera Utaraen_US
dc.relation.ispartofseriesUISU250464;71210811033-
dc.subjecthigienitas, sanitasi, diareen_US
dc.titlePENGARUH HIGIENITAS DAN SANITASI MASYARAKAT TERHADAP KEJADIAN DIARE DI PUSKESMAS SIMPANG KIRI SUBULUSSALAM TAHUN 2024en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Pendidikan Kedokteran

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography1.4 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract10.24 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II41.32 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V289.52 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.