Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4867| Title: | PENGARUH POC ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) PLUS Cu, Zn, B DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guinensis Jacq) DI PRE-NURSERY PADA TANAH ULTISOL SUB SOIL |
| Authors: | Kurniawan, Guspan |
| Keywords: | Kelapa Sawit, Pembibitan Pre-Nursery, POC Eceng Gondok, Pupuk NPK dan Pertumbuhan Tanaman. |
| Issue Date: | 20-Nov-2025 |
| Publisher: | Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara |
| Series/Report no.: | UISU20317;71210713010 |
| Abstract: | Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas perkebunan utama yang memiliki nilai ekonomi strategis bagi Indonesia. Peningkatan kualitas bibit kelapa sawit di tahap pre-nursery dapat dilakukan melalui optimalisasi pemupukan organik dan anorganik pada media tanam Utisol. Pupuk Organik Cair (POC) eceng gondok (Eichornia crassipes) Plus mikro Cu, Zn, dan B berpotensi sebagai agroteknologi alternatif yang ramah lingkungan untuk mendukung pertumbuhan optimal bibit kelapa sawit. Eceng gondok merupakan gulma air yang dapat diolah menjadi pupuk organik cair yang mengandung unsur hara makro dan mikro, sementara kombinasinya dengan pupuk NPK diharapkan dapat menggantikan atau mengurangi serta memberikan keseimbangan nutrisi yang optimal bagi pertumbuhan bibit. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatra Utara, Jln. Karya Wisata, Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, ketinggian tempat ±35 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini dimulai pada Bulan Januari sampai April 2025 menggunakan bibit kelapa sawit varietas DxP PPKS 540 yang ditanam pada media tanah Ultisol dalam polybag. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Pupuk Organik Cair berasal dari eceng gondok Plus Cu, Zn, dan B sebagai agroteknologi alternatif. Mempelajari pengaruh pemberian POC Eceng Gondok Plus terhadap tanaman kelapa sawit pre-nursery ditanah ultisol. Mempelajari pengaruh pemberian pupuk NPK pada tanaman kelapa sawit pre-nursery ditanah Ultisol. Mempelajari pengaruh interakasi pemberian POC Eceng Gondok Plus Cu, Zn dan B dengan Pupuk NPK pada pertumbuhan bibit kelapa sawit Pre-nursery. Efisiensi POC Eceng Gondok Plus Cu, Zn, B terhadap NPK pada pembibitan kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu Pupuk Organik Cair (POC) Eceng Gondok Plus Cu, Zn dan B yang terdiri atas 4 taraf, yakni: E0 = Tanpa perlakuan; E1 = 150 ml/Tanaman; E2 = 200 ml/Tanaman; E3 = 250 ml/Tanaman. Faktor kedua yaitu pupuk NPK mutiara yang terdiri dari 4 tara, yakni: N0 = Tanpa Perlakuan; N1 = 2,5 g/Tanaman; N2 = 5 g/Tanaman; N3 = 7,5 g/Tanaman. Variabel pengamatan yaitu terdiri dari tinggi bibit, jumlah daun, diameter batang, luas daun, jumlah klorofil daun, bobor segar tanaman, dan bobot kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa POC eceng gondok sebagai sumber pupuk organik cair mengandung unsur mikro Zn (24 ppm) dengan kategori sedang dan Cu (1 ppm), namun memiliki keterbatasan pada kandungan unsur hara makro yang rendah serta pH sangat masam (3,54), sehingga diperlukan formulasi lanjutan untuk mengoptimalkan kualitas sebagai alternatif yang efektif. POC eceng gondok Plus Cu, Zn dan B berpengaruh nyata dalam meningkatkan tinggi bibit, luas daun, bobot segar, dan bobot kering tanaman, namun tidak i berpengaruh terhadap jumlah daun, diameter batang, dan kandungan klorofil daun. Perlakuan terbaik diperoleh pada pemberian POC eceng gondok plus Cu, Zn, B, sebanyak 250 ml. Pupuk NPK Mutiara berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi bibit, jumlah daun, diameter batang, kandungan klorofil daun, bobot segar, dan bobot kering tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap luas daun. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis pupuk NPK Mutiara 7,5 g. Interaksi antara POC eceng gondok plus Cu, Zn, B, dan pupuk NPK Mutiara berpengaruh nyata dalam meningkatkan luas daun dan bobot kering tanaman, Kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada POC eceng gondok 250 ml dengan pupuk NPK Mutiara 7,5 g. Namun POC eceng gondok belum sepenuhnya dapat menggantikan peran pupuk NPK. POC eceng gondok dapat berkontribusi sebagai suplemen pupuk, khususnya dalam menyediakan unsur mikro dan meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk NPK. Namun, belum mampu menggantikan sepenuhnya peran pupuk NPK, terutama dalam penyediaan unsur hara makro utama yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar. Kata Kunci : Kelapa Sawit, Pembibitan Pre-Nursery, POC Eceng Gondok, Pupuk NPK dan Pertumbuhan Tanaman. |
| URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4867 |
| Appears in Collections: | Agroteknologi |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography | 1.39 MB | Adobe PDF | View/Open |
| Abstract.pdf | Abstract | 237.55 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter I,II.pdf | Chapter I,II | 280.9 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Chapter III,IV,V.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V | 2.27 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.