Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4764
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorHARIANI, DELLA-
dc.date.accessioned2026-01-06T03:47:16Z-
dc.date.available2026-01-06T03:47:16Z-
dc.date.issued2025-11-20-
dc.identifier.urihttp://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4764-
dc.description.abstractABSTRAK DELLA HARIANI Penelitian ini membahas kejahatan pencurian sepeda motor dengan kekerasan, yang meresahkan masyarakat karena mengancam keselamatan korban dan menyebabkan kerugian materiil. Kasus ini semakin sering terjadi, termasuk di wilayah hukum Polsek Medan Tembung, sehingga perlu perhatian khusus dalam penegakan hukum. Fenomena ini mendorong kajian tentang peran aparat kepolisian dalam pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan menggabungkan pendekatan hukum normatif dan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan Polsek Medan Tembung serta studi pustaka yang mencakup peraturan dan literatur hukum. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan peran kepolisian dalam penanggulangan pencurian sepeda motor dengan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polsek Medan Tembung telah menjalankan perannya secara aktif dalam menanggulangi tindak pidana pencurian sepeda motor dengan kekerasan melalui serangkaian upaya preventif, represif, dan edukatif. Upaya preventif dilakukan dengan meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan, memberikan penyuluhan kepada masyarakat, termasuk tukang parkir, serta memasang spanduk imbauan di lokasi strategis yang sering dijadikan sasaran oleh pelaku kejahatan. Selain itu, Polsek juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Dari sisi represif, aparat kepolisian melakukan penangkapan pelaku secara tegas, pemeriksaan intensif, serta pelacakan jaringan pencurian terorganisir yang terlibat dalam kejahatan tersebut. Polsek Medan Tembung juga aktif melakukan pemantauan terhadap residivis guna mencegah pengulangan kejahatan serupa serta memastikan para pelaku mendapat hukuman yang sesuai dengan perbuatannya. Penelitian ini menemukan bahwa Polsek Medan Tembung berperan aktif dalam menanggulangi pencurian sepeda motor dengan kekerasan melalui pendekatan preventif, represif, dan edukatif. Upaya yang dilakukan mencakup patroli, penyuluhan, pemasangan imbauan, serta penindakan terhadap pelaku dan jaringan kejahatan. Hal ini menunjukkan pentingnya peran kepolisian dalam menciptakan keamanan masyarakat. Kata kunci : Pencurian sepeda motor, kekerasan, Polsek Medan Tembung, peran kepolisian, penanggulangan kejahatan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Hukum, Universitas Islam Sumatera Utaraen_US
dc.relation.ispartofseries250415;71210111027-
dc.subjectPencurian sepeda motor, kekerasan, Polsek Medan Tembung, peran kepolisian, penanggulangan kejahatan.en_US
dc.titlePERAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR DENGAN KEKERASAN (Studi Kasus di Kepolisian Sektor Medan Tembung)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Ilmu Hukum

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography217.43 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract101.82 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II.295.48 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V.395.88 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.