Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4170
Title: | TINDAK PIDANA ABORSI YANG DILAKUKAN OLEH ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF (Analisis Putusan Pengadilan Negeri Rantau No.1/Pid.Sus-Anak/2022/PN Rta) |
Authors: | PRASETYO, JANUAR DWI |
Keywords: | Tindak Pidana, Aborsi, Anak Criminal Act, Abortion, Child. |
Issue Date: | 3-Feb-2025 |
Publisher: | Fakultas Hukum, universitas islam sumatera utara |
Series/Report no.: | UISU250310;71220123111 |
Abstract: | ABSTRAK Tindakan aborsi secara hukum terlarang, tetapi kenyataannya aborsi masih banyak dilakukan oleh perempuan dengan berbagai alasan baik medik maupun non-medik. Permasalahan dalam tesis ini adalah bagaimana pengaturan hukum tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh anak yang berhadapan dengan Hukum, bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap anak yang berhadapan dengan hukum sebagai pelaku tindak pidana aborsi, bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh anak yang berhadapan dengan hukum dalam putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2022/PN Rta. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian normatif, yaitu penelitian yang menggunakan peraturan perundang-undangan sebagai dasar pemecahan permasalahan yang dikemukakan. Data yang dipergunakan adalah data sekunder dan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kepustakaan (library research). Analisis data yang digunakan adalah data kualitatif. Pengaturan hukum tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh anak yang berhadapan dengan Hukum adalah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan Anak serta Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah ditetapkan menjadi Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 Tentang Penetapan PERPU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak yang berlaku sebagai lex special. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap anak yang berhadapan dengan hukum sebagai pelaku tindak pidana aborsi adalah dipidana dengan pidana penjara di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) selama 1 (satu) tahun dan 5 (lima) bulan dan pelatihan kerja selama 1 (satu) tahun dan 3 (tiga) bulan. Pertimbangan hukum hakim dalam tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh anak yang berhadapan dengan hukum dalam putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2022/PN Rta adalah perbuatan terdakwa telah memenuhi seluruh unsur-unsur dari dakwaan Penuntut Umum. Kata Kunci: Tindak Pidana, Aborsi, Anak |
URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4170 |
Appears in Collections: | Magister Hukum |
Files in This Item:
File | Description | Size | Format | |
---|---|---|---|---|
Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography.pdf | 265.72 kB | Adobe PDF | View/Open |
Abstract.pdf | Abstract.pdf | 15.31 kB | Adobe PDF | View/Open |
Chapter I,II.pdf | Chapter I,II.pdf | 505.18 kB | Adobe PDF | View/Open |
Chapter III,IV,V,VI.pdf Restricted Access | Chapter III, IV,V,VI.pdf | 569.21 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.