Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4166
Title: | TINJAUAN YURIDIS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA ILLEGAL FISHING YANG DILAKUKAN OLEH NELAYAN ASING (Studi Putusan Pengadilan Negeri Bitung Nomor 12/Pid.Sus/2020/PN. Bit) |
Authors: | NAINGGOLAN, JABAIK |
Keywords: | Penegakan Hukum, Tindak Pidana, Kepabeanan, Ilegal Fishing, Nelayan Asing. Law Enforcement, Crime, Customs, Illegal Fishing, Foreign Fishermen |
Issue Date: | 3-Feb-2025 |
Publisher: | Fakultas Hukum, universitas islam sumatera utara |
Series/Report no.: | UISU250309;71220123094 |
Abstract: | ABSTRAK TINJAUAN YUIRIDIS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA ILLEGAL FISHING YANG DILAKUKAN OLEH NELAYAN ASING (Studi Putusan Pengadilan Negeri Bitung No 12/Pid.Sus/2020/PN. Bit) Jabaik Nainggolan Illegal fishing bukan lagi menjadi hal yang tabu dan baru untuk diperbincangkan di berbagai negara karena Illegal Fishing merupakan suatu kejahatan yang bisa merugikan suatu negara serta melanggar aturan hukum, baik hukum nasional maupun internasional. Nelayan yang berasal dari negara luar sering melakukan pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia. Hal ini dilakukan mereka untuk memperoleh keuntungan dua kali lipat dan melakukan transaksi jual beli diluar dari wilayah Indonesia. Permasalahan dalam penelitian tesis ini adalah Bagaimanakah pengaturan hukum terhadap pelaku tindak pidana illegal fishing menurut hukum positif di Indonesia, Bagaimanakah penegakan hukum pidana terhadap pelaku tindak pidana illegal fishing yang dilakukan oleh nelayan asing dan Bagaimanakah pertimbangan hukum oleh hakim dalam penjatuhan pidana pada pelaku tindak pidana illegal fishing yang dilakukan oleh nelayan asing dalam Putusan Pengadilan Negeri Bitung Nomor 12/Pid.Sus/2020/PN. Bit. Penelitian menggunakan sifat penelitian deskriptif analitis, jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan studi pustaka serta analisis data menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif-analitis. Kesimpulan dalam penelitian tesis ini yaitu bahwa Pengaturan hukum terhadap pelaku tindak pidana illegal fishing menurut hukum positif di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Penegakan hukum pidana terhadap pelaku tindak pidana illegal fishing yang dilakukan oleh nelayan asing adalah berupa sanksi administrasi (pencabutan ijin), kurungan badan (penjara) atau pun denda. dan dengan sanksi tersebut dapat menimbulkan efek jera bagi pelaku Illegal Fishing di ZEEI. Pertimbangan hukum oleh hakim dalam penjatuhan pidana dalam Putusan Nomor 12/Pid.Sus/2020/PN. Bit penjatuhan hukuman oleh hakim yang hanya menjatuhkan pidana denda tanpa adanya pidana penjara badan terhadap pelaku yang bertanggungjawab dalam kegiatan ilegal fishing hal ini dapat dirasa kurang menimbulkan efek jera terhadap pelaku dan putusan majelis hakim yang menjatuhkan pidana denda sesuai tuntutan jaksa penuntut umum menurut penulis kurang tepat seharusnya majelis hakim menjatuhkan pidana denda maksimal. Kata Kunci : Penegakan Hukum, Tindak Pidana, Kepabeanan, Ilegal Fishing, Nelayan Asing. |
URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4166 |
Appears in Collections: | Magister Hukum |
Files in This Item:
File | Description | Size | Format | |
---|---|---|---|---|
Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography.pdf | 521.72 kB | Adobe PDF | View/Open |
Abstract.pdf | Abstract.pdf | 201.25 kB | Adobe PDF | View/Open |
Chapter I,II.pdf | Chapter I,II.pdf | 788.4 kB | Adobe PDF | View/Open |
Chapter III,IV,V,VI.pdf Restricted Access | Chapter III, IV, V.pdf | 651.38 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.