Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4079
Title: | PERBAIKAN FAKTOR PENYEBAB TINGGINYA REJECT KARTON SAAT PACKAGING PADA UNIT TEXTURIZING DENGAN METODE SEVEN TOOLS DI PT. MULTIMAS NABATI ASAHAN KUALA TANJUNG |
Authors: | TAMPUBOLON, ANDRONIUS |
Keywords: | Seven tools, metode, reject, usulan perbaikan, karton, packaging Seven tools, method, reject, proposed improvements, carton, packaging |
Issue Date: | 3-Feb-2025 |
Series/Report no.: | Uisu250199;71220914074 |
Abstract: | ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor tingginya reject karton saat proses packaging dan memperbaiki faktor penyebab tingginya reject karton. Sepanjang tahun 2023 reject karton sebesar 40.999 box dengan hasil produksi 9.239.399 box. Adapun factor yang menjadi penyumbang reject karton yaitu inject print, rusak flexym, berminyak, metal, kotor/tidak simetris, robotic dan rusak DS. Adapun usulan perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi reject karton yaitu dengan mengadakan inspeksi langsung antara Head Section dan Leadershift ke supplier terkait proses pencetakkan dan kualitas karton dan mengadakan training kepada pekerja baru serta SOP (Standar Operasional Pabrik) disosialisasikan dan diiringi sanksi dan penghargaan pada karyawan. Metode yang dilakukan dengan metode seven tools : check sheet, startifikasi, histogram, scatter diagram, control chart, diagram pareto dan diagram sebab-akibat. Diperoleh hasil %kumulatif diagram pareto menunjukkan terdapat 4 jenis reject sebagai persentase terbesar (80%) dan harus diperbaiki untuk menurunkan faktor penyebab reject karton yaitu kotor/tidak simetris (37%), berminyak (16%), metal (14%), rusak flexym (11%). Reject tersebut diakibatkan dari beberapa faktor yaitu faktor metode, mesin, manusia dan material. Dari hasil analisa seven tools maka didapat nilai reject karton sebesar 40.999 box sepanjang tahun 2023 didapat nilai rata-rata proporsi pada reject karton sepanjang tahun 2023 yaitu sebesar 0.00063 dan rata rata nilai UCL dan LCL yaitu sebesar 0.00068 dan 0.00059. Berdasarkan persentase diagram pareto, nilai reject karton tertinggi pada jenis reject kotor/tidak simetris yaitu sebesar 37%, berminyak yaitu sebesar 16%, metal yaitu sebesar 14% dan rusak flexym yaitu sebesar 11% . Kata Kunci : Seven tools, metode, reject, usulan perbaikan, karton, packaging. |
URI: | http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4079 |
Appears in Collections: | Teknik Industri |
Files in This Item:
File | Description | Size | Format | |
---|---|---|---|---|
Cover, Bibliography.pdf | Cover, Bibliography.pdf | 441.7 kB | Adobe PDF | View/Open |
Abstract.pdf | Abstract.pdf | 163.14 kB | Adobe PDF | View/Open |
Chapter I,II.pdf | Chapter I,II.pdf | 756.67 kB | Adobe PDF | View/Open |
Chapter III,IV,V,VI.pdf Restricted Access | Chapter III,IV,V,VI.pdf | 553.11 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.