Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4049
Title: KAJIAN PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) DAN SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI SAWAH (Oryza sativa L.)
Authors: SUPRIYADI
Issue Date: 31-Jan-2025
Series/Report no.: Uisu250103;71200713069
Abstract: RINGKASAN Atas dasar ini dilakukan penelitian tentang kajian penerapan pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dan system of rice intensification (SRI) terhadap pertumbuhan dan produksi padi sawah (Oryza sativa L.). Penelitian ini dilaksanakan di Gang Sedar, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian Tempat ±25 meter dpl, dengan topografi datar. Penelitian ini dimulai pada bulan Desember sampai dengan selesai. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Ir. Ratna Mauli Lubis, M.P. sebagai Ketua Komisi Pembimbing dan Ibu Dr. Ir. Noverina Chaniago, M.P. selaku Anggota Komisi Pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kajian penerapan teknik budidaya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi sawah (O. Sativa L.). Pengaruh Varietas padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi sawah (O. Sativa L.). Mengetahui interaksi antara penerapan teknik budidaya dan Varietas padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi sawah (O. Sativa L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Tembisal (RPT) Faktorial dengan dua faktor yaitu: faktor pertama Petak Utama (penerapan teknik budidaya) dengan simbol (T) terdiri dari 2 teknik; T1 = Sistem PTT (pengelolaan tanaman terpadu); T2 = Sistem SRI (System of Rice Intensification). Faktor kedua Anak Petak (varietas padi) dengan simbol (V) terdiri dari 2 Varietas; V1 = padi merah (kultivar); V2 = padi hitam (kultivar). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot gabah kering per sampel, bobot gabah per tanaman per plot dan bobot 1000 bulir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik budidaya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, bobot gabah kering per sampel dan bobot gabah per tanaman per plot. Namun, teknik budidaya tersebut tidak memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah anakan dan bobot 1000 bulir. Dari dua sistem tanam yang diuji, sistem tanam SRI (System of Rice Intensification) (T2) menunjukkan hasil terbaik dibandingkan dengan sistem tanam PPT (Pengelolaan Tanaman Terpadu) (T1). Varietas padi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati, yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot gabah kering per sampel, bobot gabah per tanaman per plot dan bobot 1000 bulir. Di antara varietas yang diuji, varietas padi hitam (kultivar) (V2) menunjukkan hasil terbaik dibandingkan dengan varietas padi merah (kultivar) (V1). Interaksi antara penerapan teknik budidaya dengan varietas padi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Namun, perlakuan interaksi antara sistem tanam SRI (T2) dengan varietas padi hitam (kultivar) (V2) menunjukkan hasil terbaik.
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/4049
Appears in Collections:Agroteknologi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography.pdf2.15 MBAdobe PDFView/Open
Abstrac.pdfAbstract.pdf94.11 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II.pdf299.8 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III, IV , V.pdf
  Restricted Access
Chapter IIIIV,V.pdf356.8 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.