Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/2669
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorSYAHPUTRA, HENDRA-
dc.date.accessioned2023-11-10T02:38:14Z-
dc.date.available2023-11-10T02:38:14Z-
dc.date.issued2023-11-09-
dc.identifier.urihttp://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/2669-
dc.description.abstractABSTRAK ANALISIS YURIDIS PENERAPAN PRINSIP JUAL BELI DALAM AKAD MURABAHAH PADA BANK SYARIAH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Penelitian Pada PT. Bank Sumut Cabang Pembantu Syariah Binjai) Hendra Syahputra Murabahah dalam perpektif fiqh Islam merupakan bentuk jual beli yang tidak ada hubungannya dengan pembiayaan, namun beberapa ulama kontemporer telah memodifikasi penggunaan murabahah sebagai bentuk pembiayaan alternatif dengan syarat-syarat tertentu yang harus diperhatikan. Murabahah bukan merupakan bentuk pembiayaan, melainkan alat untuk menghindar dari “bunga” dan bukan merupakan sarana ideal untuk tujuan riil ekonomi Islam. Adapun permasalahan dalam penelitian ini, yaitu : 1. Bagaimana prinsip jual beli dalam akad perjanjian murabahah menurut hukum Islam? 2. Bagaimana pelaksanaan jual beli dengan akad murabahah pada PT. Bank Sumut Cabang Pembantu Unit Syariah Binjai? 3. Bagaimana mengenai penerapan prinsip-prinsip syariat dalam pembiayaan murabahah pada PT. Bank Sumut Cabang Pembantu Unit yariah Binjai? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang didukung dengan penelirian empiris. Penelitian ini menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Sumber data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan menggunakan analisis data kualitatif. Perkembangan jual beli dengan akad murabahah didasari pada pendapat para ulama. Secara umum, para fuqaha sepakat bahwa jual beli dengan akad murabahah hukumnya boleh (mubah), dengan ketentuan dalam jual beli dengan akad murahabah tersebut tidak mengandung unsur riba. Penerapan jual beli akad murabahah pada PT. Bank Sumut Cabang Pembantu Syariah Binjai belum sesuai dengan prinsip syaria’h, dikarenakan dalam jual beli dengan akad murabahah pihak bank tidak memiliki dan menguasai barang yang akan dibeli oleh pemohon, pihak bank juga mengenakan denda, dan adanya pengakuan hutang dari nasabah dalam akad. Pelanggaran prinsipprinsip syariah dalam jual beli dengan akad murabahah pada bank syariah, secara substansial, yaitu Adanya hak tanggungan (APHT) margin keuntungan pihak Bank bisa menjadi riba. Secara teknis, pelanggaran prinsip jual beli murabahah, dikarenakan : a. Pembiayaan Murabahah dipersamakan dengan hutang piutang. b. bank syariah tidak memiliki dan menguasai barang yang akan dibeli oleh pemohon. Kata Kunci: Analisis, Prinsip Jual Beli, Murabahah, Hukum Islamen_US
dc.publisherFakultas Magister Hukum, Universitas Islam Sumatera Utaraen_US
dc.relation.ispartofseriesUISU230955;71190123032-
dc.subjectAnalisis, Prinsip Jual Beli, Murabahah, Hukum Islamen_US
dc.titleANALISIS YURIDIS PENERAPAN PRINSIP JUAL BELI DALAM AKAD MURABAHAH PADA BANK SYARIAH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Penelitian Pada PT. Bank Sumut Cabang Pembantu Syariah Binjai)en_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Magister Hukum

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover,Bibliography.pdfCover, Bibliography395.17 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract71.6 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I,II.pdfChapter I,II590.58 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter III,IV,V576.03 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.