Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/1081
Title: DAMPAK PANDEMI COVID-19 DALAM PROSES BERSOSIALISASI DI DESA MEKAR SARI KECAMATAN DELITUA KABUPATEN DELI SERDANG
Authors: CANTIKA, PUTRI
Keywords: Marriage, Covid-19, Society, customs.
Pernikahan, Covid-19, Masyarakat, adat istiadat.v
Issue Date: 20-Jan-2022
Publisher: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Sumatera Utara
Series/Report no.: UISU210440;
Abstract: Pandemi Covid-19 telah merubah tatanan peradaban kehidupan sosial manusia. ‚ÄúPerubahan tersebut terlihat pada perubahan pola perilaku manusia itu sendiri, ketika mereka melakukan suatu aktivitas yang tidak biasanya mereka lakukan tetapi sudah menjadi hal yang biasa dilakukakan, maka hal tersebut akan menjadi suatu kebiasaan yang baru dalam kehidupan mereka. Begitu juga, akibat pandemi ini terjadi perubahan sosial yang tidak direncanakan dan tidak dikehendaki oleh seluruh masyarakat karena menyebabkan disorganisasi disegala bidang kehidupan manusia. Tujuan : Mengatahui alur pelaksanaan adat istiadat menikah suku Jawa di Desa Mekar Sari Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang. Mengatahui kebijakan pemerintah terkait ketentuan pelaksanaan pertemuan bersekalah besar yang dihubungan dengan pelaksanaan adat di Desa Mekar Sari Kabupaten Deli Serdang. Mengatahui perubahan dalam pelaksanaan adat pernikahan suku Jawa yang diakibatkan adanya peraturan pemerintah terkait penanganan Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif, metode kualitatif dimaksudkan guna menjelaskan kualitas masalah serta penjelasannya. Hasil : Perkawinan suku jawa sebelum adanya pandemi covid-19 dilaksanakan dengan metode umum, dimana sistem adat menyangkut awalan lamaran hingga acara peminangan untuk selanjutnya dilakukan akad nikah. Kebijakan pemerintah dalam menanggapi adanya pandemi Covid-19 yaitu dengan dikeluarkanya Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang selanjutnya disebut PP NO 21/2020 PSBB. Pembatasan Sosial Berskala Besar adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Perubahan yang terjadi dalam pelaksanaan perkawinan suku jawa mengalami perubahan dimana dalam pelaksanaanya jumlah tamu di minimalisir dimana 20% - 30% dari total kemampuan tampung temapt pesta, pelaksana pesta menyediakan tempat pencucuian tangan bagi tamu, menyediakan masker yang cukup, serta menyediakan handsanitizer. Selain itu aturan lain yaitu pengaturan jarak tamu dengan minimal 1 m serta pembatasan jam pelaksanaan dimana disepakti dan ditentuka bahwa pelaksanaan pesta berakhir sampai pukul 16.00 Wib.v
URI: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/1081
Appears in Collections:Pendidikan Kewarganegaraan & Pancasila

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography439.9 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract104.8 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I88.53 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II,III,IV,V.pdf
  Restricted Access
Chapter II,III,IV,V1.05 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.