<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/20">
    <title>DSpace Community:</title>
    <link>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/20</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5573" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5572" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5571" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5570" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-05-03T17:23:57Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5573">
    <title>EVALUASI KINERJA LAYANAN ANGKUTAN BUS RAPID TRANSIT KORIDOR K2 RUTE TRANSPORTASI J CITY-MEDAN FAIR DALAM  MENDUKUNG BERKELANJUTAN DI KOTA MEDAN</title>
    <link>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5573</link>
    <description>Title: EVALUASI KINERJA LAYANAN ANGKUTAN BUS RAPID TRANSIT KORIDOR K2 RUTE TRANSPORTASI J CITY-MEDAN FAIR DALAM  MENDUKUNG BERKELANJUTAN DI KOTA MEDAN
Authors: Fahmi, Ziaul
Abstract: Evaluasi kinerja layanan angkutan pengumpan Bus Rapid Transit (BRT) Koridor K2 rute&#xD;
J City – Medan Fair dalam mendukung transportasi berkelanjutan di Kota Medan,&#xD;
evaluasi dilakukan dengan mengacu pada indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) &#xD;
dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, meliputi faktor muat (Load Factor), &#xD;
waktu antara (Headway), frekuensi kedatangan bus, waktu sirkulasi, serta kondisi dan &#xD;
fasilitas halte. Data yang digunakan berasal dari hasil survei primer melalui observasi &#xD;
lapangan dan wawancara dengan pengguna serta operator, serta data sekunder dari Dinas &#xD;
Perhubungan Kota Medan dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#xD;
kinerja operasional angkutan pengumpan Koridor K2 belum sepenuhnya memenuhi &#xD;
standar. Frekuensi kedatangan bus masih di bawah 10 bus per jam dan waktu antarbus &#xD;
(Headway) melebihi batas standar yang ditetapkan. Nilai faktor muat (Load Factor) rata rata sebesar 0,56 pada hari Sabtu dan 0,62 pada hari Senin, yang menunjukkan kapasitas &#xD;
masih tergolong rendah. Selain itu, kondisi halte pada koridor ini belum memadai dari sisi &#xD;
aksesibilitas, kenyamanan, dan keamanan, karena sebagian besar belum dilengkapi &#xD;
fasilitas ramah disabilitas, papan informasi digital, CCTV, serta tempat duduk yang layak. &#xD;
Secara keseluruhan, layanan angkutan pengumpan pada Koridor K2 masih memerlukan &#xD;
peningkatan signifikan agar dapat berkontribusi optimal terhadap pencapaian sistem &#xD;
transportasi berkelanjutan yang aman, efisien, dan inklusif sesuai dengan tujuan &#xD;
Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-11 tentang “Kota dan &#xD;
Permukiman yang Berkelanjutan.”&#xD;
Kata Kunci: Bus Rapid Transit (BRT), Angkutan Pengumpan, Kinerja Operasional &#xD;
Transportasi Berkelanjutan</description>
    <dc:date>2026-02-20T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5572">
    <title>ANALISIS PENERAPAN BIM UNTUK EFESIENSI WASTE MATERIAL  TULANGAN BALOK DALAM KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT</title>
    <link>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5572</link>
    <description>Title: ANALISIS PENERAPAN BIM UNTUK EFESIENSI WASTE MATERIAL  TULANGAN BALOK DALAM KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT
Authors: WAHYU
Abstract: Perkembangan teknologi tak terhindarkan, termasuk dalam industri konstruksi. Inovasi bertujuan &#xD;
untuk mempercepat penjadwalan, menghemat biaya, dan mengurangi pemborosan material. &#xD;
Melaksanakan konstruksi bangunan tanpa menghasilkan waste material merupakan suatu tantangan &#xD;
yang sulit. Oleh karena itu, konsep Building Information Modelling (BIM) diterapkan dalam &#xD;
perencanaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan material, dengan &#xD;
tujuan meminimalisir waste material. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penerapan &#xD;
Building Information Modelling (BIM) dalam optimalisasi waste material pada penulangan balok. &#xD;
Penerapan Building Information Modelling (BIM) dalam penelitian ini menggunakan software &#xD;
Autodesk Revit. Tahapan penelitian mencakup pengumpulan data, pemodelan struktur 3D, &#xD;
pemodelan tulangan, output Bar Bending Schedule (BBS), cutting list menggunakan software &#xD;
Cutting Optimization Pro, dan analisis waste material metode konvensional dan metode BIM. Hasil &#xD;
penelitian menunjukan metode BIM mampu menghemat kebutuhan tulangan sebesar 9.489,234 kg &#xD;
atau 48,32% dibandingkan metode konvensional dengan selisih berat waste antara kedua metode &#xD;
mencapai 19.489,232 kg. Dari segi biaya, metode BIM hemat sebesar Rp. 101.566.688,00 dengan &#xD;
persentase waste 14,68% lebih kecil dibandingkan metode konvensional.&#xD;
Kata kunci: Sisa Material, Tulangan Balok, Autodesk Revit, Analisis Waste.</description>
    <dc:date>2026-02-20T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5571">
    <title>ANALISIS PERENCANAAN DAYA DUKUNG TANAH MENGGUNAKAN DATA SONDIR PADA PEMBANGUNAN BALAI  PPHLHK WILAYAH SUMATERA</title>
    <link>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5571</link>
    <description>Title: ANALISIS PERENCANAAN DAYA DUKUNG TANAH MENGGUNAKAN DATA SONDIR PADA PEMBANGUNAN BALAI  PPHLHK WILAYAH SUMATERA
Authors: HENDRIKA, TRIA
Abstract: Pembangunan Balai PPHLHK Wilayah Sumatera. Kondisi tanah di wilayah Sumatera yang &#xD;
sangat bervariasi memerlukan penyelidikan tanah yang akurat, seperti menggunakan uji &#xD;
Sondir (Cone Penetration Test/CPT), sebagai dasar perencanaan. Tanah dalam pandangan &#xD;
Teknik Sipil dan perannya sebagai pendukung beban konstruksi. Bagian ini juga &#xD;
memaparkan tujuan penyelidikan tanah dan metode yang digunakan, terutama Uji Sondir &#xD;
(CPT) untuk memperkirakan letak lapisan tanah keras dan mendapatkan nilai perlawanan &#xD;
penetrasi konus serta hambatan lekat. Pondasi didefinisikan sebagai bagian konstruksi yang &#xD;
berfungsi meneruskan beban bangunan ke dasar tanah yang kuat dan diklasifikasikan &#xD;
menjadi pondasi dangkal dan pondasi dalam. Pondasi bored pile dikategorikan sebagai &#xD;
pondasi dalam yang berbentuk tabung untuk meneruskan beban struktur ke lapisan tanah &#xD;
keras di bawahnya. Tujuan dari penulis penulisan skripsi ini untuk mengetahui nilai &#xD;
penurunan dan daya dukung tiang pondasi bored pile dengan menggunakan metode &#xD;
Mayerhoff dan Schmertmann &amp; Nottingham. Hasil dan pembahasan analisis perhitungan &#xD;
diperoleh kesimpulan yaitu perbandingan daya dukung pondasi dengan menggunakan &#xD;
metode Mayerhoff dan Schmertmann &amp; Nottingham didapatkan hasil perbandingan dengan &#xD;
metode Mayerhoff 100,52041ton dan Schmertmann &amp; Nottingham menghasilkan 194,1992 &#xD;
ton. Sedangkan pada hasil perbandingan penurunan ponadasi didapat hasil dengan &#xD;
Mayerhoff sebesar 1,22 cm dan Schmertman &amp; Nottingham menghasilkan 1,46 cm.&#xD;
Kata Kunci : Sondir,Daya dukung,Pondasi, Bored Pile</description>
    <dc:date>2026-02-20T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5570">
    <title>ANALISA SIMPANG TAK BERSINYAL RUAS JALAN  SUMARSONO DENGAN PINTU GERBANG TOL HELVETIA (STUDI KASUS)</title>
    <link>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5570</link>
    <description>Title: ANALISA SIMPANG TAK BERSINYAL RUAS JALAN  SUMARSONO DENGAN PINTU GERBANG TOL HELVETIA (STUDI KASUS)
Authors: TRI ANDIKA
Abstract: Simpang ini memiliki karakteristik khusus karena merupakan titik temu antara &#xD;
arus lalu lintas lokal perkotaan dan arus kendaraan keluar–masuk tol, sehingga &#xD;
berpotensi menimbulkan kemacetan dan konflik arus lalu lintas. Tujuan penelitian &#xD;
ini adalah mengevaluasi kinerja eksisting simpang tak bersinyal berdasarkan &#xD;
Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023, dengan meninjau parameter &#xD;
kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan rata-rata, panjang antrean, serta potensi &#xD;
konflik lalu lintas. Metode penelitian meliputi survei primer volume kendaraan, &#xD;
pengamatan geometri simpang, serta analisis kuantitatif menggunakan pendekatan &#xD;
PKJI 2023 untuk menentukan Level of Service (LOS). Hasil penelitian &#xD;
menunjukkan bahwa simpang Kapten Sumarsono – Tol Helvetia masih beroperasi &#xD;
dalam kondisi stabil dengan tingkat pelayanan C–D, dan derajat kejenuhan &#xD;
tertinggi sebesar 0,78 terjadi pada jam puncak sore hari. Nilai tundaan rata-rata &#xD;
berkisar antara 5,51–11,50 detik/kendaraan dengan panjang antrean maksimal 36 &#xD;
kendaraan. Faktor hambatan samping, keterbatasan median, dan ketiadaan trotoar &#xD;
berkontribusi terhadap penurunan efisiensi dan keselamatan simpang. &#xD;
Berdasarkan hasil tersebut, penelitian merekomendasikan penerapan APILL (Alat &#xD;
Pemberi Isyarat Lalu Lintas) dan penataan ulang geometri simpang sebagai upaya &#xD;
peningkatan kinerja lalu lintas.&#xD;
Kata Kunci: Simpang Tak Bersinyal, Kinerja Simpang, PKJI 2023, Derajat Kejenuhan, Tol &#xD;
Helvetia.</description>
    <dc:date>2026-02-20T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

