<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/56" />
  <subtitle />
  <id>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/56</id>
  <updated>2026-04-29T17:29:22Z</updated>
  <dc:date>2026-04-29T17:29:22Z</dc:date>
  <entry>
    <title>RANCANG BANGUN ALAT PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO NANO DENGAN MEMANFAATKAN SOLAR CELL</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5363" />
    <author>
      <name>FEBRIAN, RIO</name>
    </author>
    <id>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5363</id>
    <updated>2026-01-09T03:36:16Z</updated>
    <published>2026-02-20T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: RANCANG BANGUN ALAT PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO NANO DENGAN MEMANFAATKAN SOLAR CELL
Authors: FEBRIAN, RIO
Abstract: Kebutuhan akan sistem penyiraman tanaman yang efisien dan hemat energi menjadi&#xD;
penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk&#xD;
merancang dan membangun alat penyiram tanaman otomatis berbasis Arduino Nano&#xD;
dengan sumber energi dari solar cell. Sistem ini menggunakan sensor hujan sebagai&#xD;
pemicu kerja alat. Ketika sensor tidak mendeteksi adanya hujan, maka Arduino Nano&#xD;
akan mengaktifkan pompa air secara otomatis untuk menyiram tanaman. Sebaliknya,&#xD;
jika hujan terdeteksi, sistem tidak akan mengaktifkan pompa, sehingga penyiraman&#xD;
ganda dapat dihindari. Energi listrik diperoleh dari solar cell yang mengisi baterai&#xD;
sebagai sumber daya utama, memungkinkan alat beroperasi secara mandiri tanpa&#xD;
tergantung pada listrik PLN. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu&#xD;
berfungsi dengan baik dalam merespons kondisi cuaca dan memberikan penyiraman&#xD;
secara otomatis sesuai kebutuhan. Alat ini dapat menjadi solusi efektif dalam&#xD;
otomatisasi penyiraman tanaman dengan memanfaatkan energi terbarukan secara&#xD;
optimal.&#xD;
Kata kunci: Arduino Nano, penyiram otomatis, sensor hujan, solar cell, energi&#xD;
terbarukan.</summary>
    <dc:date>2026-02-20T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>"ANALISIS SISTEM KELISTRIKAN KANDANG AYAM MODERN JAPFA COMFEED INDONESIA DI PULAU BINTAN"</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5356" />
    <author>
      <name>PULUNGAN, FAHRUL HALIM</name>
    </author>
    <id>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5356</id>
    <updated>2026-01-09T03:28:37Z</updated>
    <published>2026-02-20T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: "ANALISIS SISTEM KELISTRIKAN KANDANG AYAM MODERN JAPFA COMFEED INDONESIA DI PULAU BINTAN"
Authors: PULUNGAN, FAHRUL HALIM
Abstract: Perkembangan teknologi dalam sektor peternakan modern telah mendorong implementasi&#xD;
sistem otomatisasi yang bergantung pada ketersediaan dan keandalan sumber daya listrik.&#xD;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kelistrikan pada kandang ayam modern&#xD;
milik PT Japfa Comfeed Indonesia yang berlokasi di Pulau Bintan. Fokus utama dari penelitian&#xD;
ini adalah mengevaluasi efisiensi penggunaan energi listrik, kesesuaian instalasi terhadap&#xD;
standar keselamatan, serta identifikasi potensi risiko dan solusi teknis yang dapat diterapkan&#xD;
untuk meningkatkan performa sistem kelistrikan.&#xD;
Metodologi penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara&#xD;
dengan pihak teknis perusahaan, serta analisis data teknis seperti kapasitas beban, konsumsi&#xD;
energi harian, skema distribusi daya, dan sistem proteksi listrik. Selain itu, dilakukan evaluasi&#xD;
terhadap sistem backup listrik, termasuk penggunaan genset dan potensi integrasi energi&#xD;
terbarukan seperti panel surya.&#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kelistrikan yang digunakan sudah memenuhi&#xD;
sebagian besar standar kelistrikan industri, namun masih ditemukan beberapa kekurangan,&#xD;
seperti ketidakseimbangan beban antar fasa, keterbatasan kapasitas cadangan daya, serta&#xD;
kebutuhan pemeliharaan preventif yang lebih terstruktur. Berdasarkan temuan tersebut, penulis&#xD;
memberikan beberapa rekomendasi teknis seperti perbaikan sistem distribusi, penambahan&#xD;
sistem monitoring energi, serta penerapan manajemen beban untuk meningkatkan efisiensi&#xD;
operasional.&#xD;
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem kelistrikan&#xD;
di fasilitas peternakan modern, serta menjadi referensi bagi studi sejenis di masa mendatang. iii&#xD;
Kata kunci: sistem kelistrikan, kandang ayam modern, efisiensi energi, distribusi daya, Japfa&#xD;
Comfeed, Pulau Bintan, sistem otomatisasi, backup listrik.</summary>
    <dc:date>2026-02-20T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>“DESAIN RANGKAIAN CONTROL SISTEM, REDUKSI ASAP ROKOK” “DENGAN FREKUENSI TEGANGAN TINGGI DC”</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5351" />
    <author>
      <name>LUBIS, DIVA PRIMA SYAHPUTRA</name>
    </author>
    <id>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5351</id>
    <updated>2026-01-09T03:25:06Z</updated>
    <published>2026-02-20T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: “DESAIN RANGKAIAN CONTROL SISTEM, REDUKSI ASAP ROKOK” “DENGAN FREKUENSI TEGANGAN TINGGI DC”
Authors: LUBIS, DIVA PRIMA SYAHPUTRA
Abstract: Asap rokok mengandung berbagai senyawa berbahaya seperti karbon dioksida&#xD;
(CO₂), tar, dan nikotin yang dapat membahayakan kesehatan manusia serta mencemari&#xD;
lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji alat reduksi asap&#xD;
rokok menggunakan tegangan tinggi searah (DC) dengan frekuensi tinggi. Prinsip kerja&#xD;
alat ini didasarkan pada pembentukan medan listrik intens melalui generator tegangan&#xD;
tinggi DC, yang mampu memecah ikatan molekul gas berbahaya dalam asap rokok.&#xD;
Dalam percobaan ini digunakan flyback generator high voltage dc berbasis relai sebagai&#xD;
rangkaian pemicu osilasi frekuensi, serta trafo untuk menghasilkan tegangan 400KV.&#xD;
Pengujian dilakukan di dalam ruang tertutup menggunakan sensor MQ2 untuk&#xD;
memantau ada nya gas/asap rokok co2 konsentrasi sebelum dan sesudah proses reduksi.&#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini mampu menurunkan CO₂ hingga 25%&#xD;
dalam waktu pemrosesan 30 detik. Dengan demikian, metode ini dinilai cukup efektif&#xD;
sebagai solusi alternatif pengurangan polusi asap rokok, khususnya pada ruangan&#xD;
tertutup atau area merokok publik.&#xD;
Kata kunci: Asap rokok, tegangan tinggi DC, flyback, sensor MQ2, reduksi CO₂, polusi&#xD;
udara.</summary>
    <dc:date>2026-02-20T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>RANCANG BANGUN SISTEM PROTEKSI KABEL MOTOR 3 FASE MENGGUNAKAN MONITORING DAYA DAN SUHU BERBASIS IOT</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5345" />
    <author>
      <name>SAPUTRA, DARWIN</name>
    </author>
    <id>http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/5345</id>
    <updated>2026-01-09T03:20:36Z</updated>
    <published>2026-02-20T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: RANCANG BANGUN SISTEM PROTEKSI KABEL MOTOR 3 FASE MENGGUNAKAN MONITORING DAYA DAN SUHU BERBASIS IOT
Authors: SAPUTRA, DARWIN
Abstract: ABSTRAK&#xD;
Penelitian ini membahas perancangan dan pembuatan sistem proteksi kabel motor&#xD;
tiga fasa menggunakan monitoring daya dan suhu berbasis Internet of Things&#xD;
(IoT). Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi secara dini&#xD;
gangguan pada kabel motor, seperti kenaikan suhu dan ketidakseimbangan arus,&#xD;
yang dapat menyebabkan kerusakan motor dan penurunan efisiensi sistem. Sistem&#xD;
yang dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama,&#xD;
modul sensor daya PZEM-004T untuk mengukur parameter listrik (tegangan,&#xD;
arus, daya, faktor daya, dan frekuensi), serta sensor suhu DS18B20 untuk&#xD;
memantau suhu kabel tiap fasa. Data hasil pengukuran dikirim secara real-time ke&#xD;
platform IoT ThingSpeak melalui koneksi WiFi, sehingga pengguna dapat&#xD;
memantau kondisi motor dari jarak jauh. Selain itu, sistem dilengkapi dengan&#xD;
LCD sebagai tampilan lokal dan buzzer sebagai alarm suhu berlebih. Hasil&#xD;
pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan data tegangan, arus,&#xD;
daya, dan suhu secara akurat. Tegangan antar fasa memiliki ketidakseimbangan&#xD;
sebesar 2–3%, arus hingga 10%, dan faktor daya berkisar antara 0,83–0,88. Suhu&#xD;
kabel maksimum tercatat 36°C, masih dalam batas aman operasi. Sistem ini&#xD;
terbukti efektif dalam memberikan informasi real-time terhadap kondisi kabel&#xD;
motor tiga fasa dan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan keandalan serta&#xD;
efisiensi pemeliharaan sistem kelistrikan industri.&#xD;
Kata kunci: Motor, Tiga Fasa, Proteksi, Kabel, Daya, Suhu, Internet of Things&#xD;
(IoT)</summary>
    <dc:date>2026-02-20T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

