Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/1054
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorPERWANA, MHD. ALDRI-
dc.date.accessioned2022-01-14T03:17:02Z-
dc.date.available2022-01-14T03:17:02Z-
dc.date.issued2022-01-14-
dc.identifier.urihttp://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/1054-
dc.description.abstractKebutuhan kacang tanah dari tahun ke tahun terus meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan gizi masyarakat, diversifikasi pangan, serta meningkatnya kapasitas industri pakan dan makanan di Indonesia.Namun produksi kacang tanah dalam negeri belum mencukupi kebutuhan Indonesia yang masih memerlukan subsitusi impor dari luar negeri.Oleh sebab itu pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah produksi melalui intensifikasi, perluasan areal pertanaman dan penggunaan pemupukan yang tepat. Pemupukan merupakan kegiatan penting dalam budidaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman.Hara nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K) merupakan unsur utama yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman kacang tanah. Pupuk organik cair keong mas dapat menciptakan kesuburan tanah baik secara fisik, kimia dan biologi tanah. Pupuk organik cair tidak merusak stuktur tanah walaupun seringkali digunakan, selain itu Pupuk organik juga dapat berasal dari pelapukan sisa tanaman, hewan dan manusia. Salah satu sumber pupuk organik berasal dari kotoran ternak kambing. Kotoran kambing relatif mudah diperoleh sebagai sumber utama unsur hara dalam budidaya organik. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Percobaan Fakultas Pertanian UISU Gedung Johor, Jalan Karya Wisata, Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara dengan Ketinggian ± 25 mdpl dengan topografi datar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020 s/d Pebruari 2021. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu: POC Keong Mas terdiri dari 4 taraf yaitu : M0 = kontrol, m1 = 100 ml/l/plot, M2 = 200 ml/l/plot, dan M3 = 300 ml/l/plot. Faktor kedua yaitu: pupuk kandang kambing terdiri dari 3 taraf yaitu : K0 = kontrol, K1 = 900 g/plot, K2 = 1800 g/plot. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, jumlah polong per tanaman, jumlah polong per plot, bobot polong per tanaman, bobot polong per plot, produksi biji 100 butir per plot dan kadar phosfat tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC Keong Mas berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati kecuali jumlah cabang. Secara umum perlakuan M3 (300 ml/l/plot) memberikan hasil yang terbaik. Pemberian pupuk kandang kambing berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati kecuali jumlah cabang. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan K2 (1800 g/plot). Interaksi antara pemberian POC Keong Mas dan pupuk kandang kambing tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil kacang tanah yang diamati. Pemberian POC Keong Mas Maupun pupuk kandang kambing serta interaksi keduanya berpengaruh dan mampu meningkatkan kandungan P-tersedia pada tanahen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan,Universitas Islam Sumatera Utaraen_US
dc.relation.ispartofseriesUISU210373;-
dc.subjectPeanut plant, Keong Mas POC, goat manure, P-available soilen_US
dc.subjectTanaman kacang tanah, POC Keong Mas, Pupuk kandang kambing, P-tersedia tanahen_US
dc.titlePENINGKATAN P-TERSEDIA TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) MELALUI PEMBERIAN POC KEONG EMAS DAN PUPUK KANDANG KAMBINGen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Pendidikan Matematika

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Cover, Bibliography.pdfCover, Bibliography1.59 MBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract41.06 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I130.62 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II, III, IV, V.pdf
  Restricted Access
Chapter II, III, IV, V362.69 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.